Ini Salah Satu Usaha yang tidak Ada Matinya

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Ditengah persaingan usaha yang kian kompetitif, dibutuhkan kreatifitas untuk tetap bertahan dan menciptakan usaha yang baru. Meski telihat sederhana dan buka terbilang baru, usaha permainan anak-anak terbukti mampu bertahan.

Adalah Rahman yang sudah mengeluti usaha pemancingan buatan sejak 8 tahun yang lalu dan hingga kini mampu bertahan. “ Alhamdulliah sudah sejak tahun 2010 yang lalu usaha ini saya rintis dan kini sudah ada 4 buah kolam pancing yang saya miliki” ungkapnya

Muat Lebih

Menurutnya ide pembuatan usaha mainan anak-anak ini bukan datang dari dirinya sendiri melainkan juga melihat usaha orang lain tetapi ditambahkan dengan bola dan fasilitas lainnya.

BACA JUGA:  Buka 2 Kali Sepekan, Kuliner Wasaka Beromset Belasan Juta Perhari

“ Usaha seperti ini memang sudah banyak tetapi yang membedakan kami adalah kolam lebih besar, ikannya lebih banyak, ada bola-bola kecil serta fasilitas selain pancing juga ada jaring penangkap ikan”ujarnya serya menambahkan yang penting berbeda dan ada kelebihan dari yang lain.

Soal harga, Rahman menyamakan dengan harga pasar yakni Rp 10.000 untuk sekali main dengan jangka waktu yang tidak terbatas.  Harga itu itu sudah termasuk fasilitas yang ada, jadi anak bisa bermain sampai bosan. “ Mau 10 menit, 15 menit atau 30 menit tidak masalah, sampai anak-anak puas” katanya.

Ditambahkanya, usaha semacam ini akan ramai pada waktu-waktu tertentu seperti libur sekolah, lebaran, tahun baru atau ada acara seperti pameran. Dan untuk mensiasati waktu itu, Rahman sering meletakannya di taman-taman kota atau di pinggir jalan protokol.

BACA JUGA:  Jelang Akhir Tahun, 5 Hal yang Perlu Dilakukan pada Keuangan Anda

“ Bergantung strategi kita saja, jika lagi tidak musim libur seperti lebaran saat ini kita letakan di pinggir jalan atau ditaman kota” terangnya

Menariknya,  untuk menjalankan usaha ini Rahman  membagi hasilnya dengan para karyawan, jadi tidak ada gaji bagi karyawan. Mereka akan mendapatkan banyak hasil jika lagi ramai dan sebaliknya.

“ Kita gunakan sistem bagi hasil saja dengan yang menjaga, 20 persen untuk disimpan kalau ada mainan yang rusak, 40 persen untuk yang menjaga dan sisianya untuk pemilik” tuturnya

Dirinya mengaku, jika libur lebaran saat ini dalam sehari mampu mengantongi hingga Rp 400.000 per buah mainan dan jika dikalikan dengan jumlah kolam yang ia miliki tidak kurang Rp. 1.600.000 per hari dia bawa pulang.

BACA JUGA:  Hanya di Sini, Beli Tanah Kavling Gratis Kebun Porang

Namun, pada hari-hari biasanya, Rahman bisa memperoleh hasil antara Rp. 500.000 sampai dengan Rp 800.000 perhari untuk semua kolam yang dimiliki.

“ Syukurlah dengan usaha ini saya sudah mampu membeli rumah, kendaraan serta biaya pendidikan anak-anak” pungkasnya.

Penulis : Didin Ariyadi

Foto : Didin Ariyadi

L

Pos terkait