Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru sebagai upaya memperkuat sinergi pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (25/6).
Rakor ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi, mengoordinasikan, dan menyelaraskan berbagai program pelayanan publik guna mendukung terwujudnya visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera).
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarbaru, Sirajoni, menegaskan bahwa camat dan lurah memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, berbagai kebijakan yang dirumuskan di tingkat kota hanya akan berjalan efektif apabila diimplementasikan secara optimal di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, peran camat dan lurah sangat menentukan dalam memastikan program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam arahannya, Sirajoni menekankan tiga poin utama yang harus menjadi perhatian seluruh camat dan lurah.
Pertama, peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi layanan di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Kedua, peningkatan kepekaan sosial dan lingkungan. Para camat dan lurah diminta lebih aktif turun ke lapangan guna memantau kondisi masyarakat secara langsung. Berbagai persoalan seperti stunting, kemiskinan ekstrem, pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, hingga potensi bencana diharapkan dapat ditangani lebih dini sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
“Jangan menunggu suatu persoalan menjadi viral. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat harus mampu mendeteksi dan menyelesaikan masalah sejak awal,” tegas Sirajoni.
Ketiga, penguatan sinergi lintas sektor. Camat dan lurah diminta membangun kolaborasi yang erat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran RT dan RW untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap lahir berbagai solusi dan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan pelayanan yang semakin adaptif, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, visi Banjarbaru sebagai kota yang elok, maju, adil, dan sejahtera diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan.
Editor : Eddy Dharmawan



















