Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan dan sejumlah mitra kerja menggelar buka puasa bersama di Gedung PWI, Jalan Pangeran Hidayatullah, Kamis (12/3).
Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Etika dan Integritas Pers dengan Landasan Spiritualitas di Tengah Disrupsi Informasi” ini dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya Kepala Perwakilan BPK, Ketua KPID, Ketua Dewan Masjid, Ketua Dewan Kehormatan PWI Kalsel, serta perwakilan mitra kerja.
Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbuka puasa bersama, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antarwartawan dan mitra kerja.
“Selain berbuka puasa, ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk bersilaturahmi dan membahas berbagai isu penting terkait dunia pers,” ujarnya.
Ia juga menyinggung salah satu isu yang tengah menjadi perhatian, yakni sikap Dewan Pers yang menolak rencana kerja sama pemerintah dengan pihak Amerika Serikat terkait kepemilikan saham media.

Menurutnya, dalam salah satu poin kerja sama tersebut disebutkan media asing dapat membuka kepemilikan saham hingga 100 persen di Indonesia. Sementara itu, pembagian hasil dari platform digital seperti Google kepada media di Indonesia dinilai masih sangat minim.
“Hal ini tentu sangat merugikan media nasional. Kita berharap pemerintah bisa memberikan perlindungan dan keberpihakan kepada media dalam negeri,” harapnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusma Khazairin, membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa syukur karena hingga saat ini kondisi daerah tetap kondusif. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota PWI Kalsel atas kontribusinya dalam menjaga kualitas informasi di masyarakat.
Ia menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Saat ini banyak informasi berseliweran di media sosial dan tidak sedikit yang merupakan hoaks. Karena itu, berita yang kondusif dan akurat sangat dibutuhkan pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap PWI dapat terus tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga profesionalisme pers serta menghadirkan informasi yang kredibel.
“Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat rasa cinta kita terhadap Banua, sehingga kita dapat bersama-sama membangun daerah ini menjadi lebih baik,” katanya.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan Ketua PWI Kalsel, Rusma juga berjanji akan menyampaikannya kepada Gubernur H. Muhidin.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan ibadah, menjaga kesucian hati, serta memperkuat toleransi.
“Semoga seluruh ibadah kita di bulan Ramadan ini diterima oleh Allah SWT,” tuturnya.
Acara berbuka puasa bersama juga diisi tausiah oleh Ustadz H Muhammad Mubarak yang menyampaikan betapa mulia seorang wartawan yang memberikan informasi kepada masyarakat.
“Ini adalah salah satu amal yang tidak putus dari tiga amal setelah kematian, yaitu anak yang Soleh, Amal jariah dan Ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan paket Ramadan dan Idul Fitri kepada perwakilan media secara simbolis, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh berkah.
Editor : Eddy Dharmawan




















