Wartaniaga.com,Banjarmasin-Sumber pendapatan daerah tak selalu datang dari pajak atau retribusi. Salah satu yang turut memperkuat kas daerah adalah penyimpanan dana pemerintah di perbankan, yang menghasilkan bunga deposito dan jasa giro.
Di Kalimantan Selatan, komponen ini ternyata memberikan kontribusi signifikan. Berdasarkan data terbaru, pendapatan dari bunga dan jasa giro bank mencapai Rp118 miliar lebih.
“Data update terakhir menunjukkan nominal demikian,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, Jumat (31/10/2025).
Subhan menjelaskan, pendapatan dari bunga deposito dan jasa giro masuk dalam kategori pendapatan lain-lain yang sah, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan pengelolaan kas daerah yang efektif dan produktif, karena dana pemerintah tidak hanya tersimpan pasif, tetapi juga mampu menghasilkan nilai tambah bagi pembangunan daerah.
“Bunga dan jasa giro ini memang tidak sebesar sektor pajak, tapi tetap strategis dalam menjaga stabilitas fiskal daerah,” tambahnya.
Ke depan, Bapenda Kalsel berkomitmen terus memaksimalkan potensi pendapatan daerah, termasuk dari hasil pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
Editor:Hariyadi




















