Rakor TPPS , Aditya : Upaya Pemkot Banjarbaru Tangani Stunting

Walikota Aditya memberikan penghargaan kepada Lurah Komet diwilayahnya Nol stunting (Foto: Prokopim)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Upaya mengatasi stunting menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kota Banjarbaru. Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) digelar oleh Pemkot Banjarbaru.

Untuk itulah, Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin menghadiri sekaligus membuka Rakor TPPS tersebut, bertempat di Ballroom Grand Qin Hotel Banjarbaru, Rabu (3/4).

Rakor TPPS tingkat Kota Banjarbaru ini dipimpin Ketua Pelaksana Hj Puspa Kencana yang juga Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru.

“Dengan adanya rakor TPPS ini, diharapkan seluruh tim dapat mengintervensi secara menyeluruh sesuai target dan lokus yang sudah direncanakan,” ucapnya.

Puspa juga menyebutkan bahwa terdapat satu kelurahan yang berhasil mengatasi stunting. Dengan angka kasus stunting adalah Nol, kelurahan tersebut adalah kelurahan Komet Banjarbaru.

Walikota Aditya Mufti Ariffin saat memberikan makanan bergizi kepada anak yang terdampak stunting (Foto : Prokopim)

Sementara itu, Walikota Aditya dalam sambutannya berharap TPPS memiliki satu konsep atau design yang sama untuk dijadikan sebagai panduan atau pedoman pencegahan stunting di Kota Banjarbaru.

“Sebagai walikota kami merasa terpanggil untuk mengingatkan pentingnya kerjasama, dan kolaborasi dalam mewujudkan pengentasan stunting ini di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Dengan adanya rapat hari ini, harap Aditya kita dapat mengevaluasi program, progres yang dicapai, indentifikasi area dengan perhatian khusus dan merumuskan strategi efektif pencegahan stunting.

“Semoga segala upaya dalam pencegahan dan penanganan stunting pada rakor TPPS ini berjalan dengan efisien serta merumuskan strategi efektif untuk pengembangan stunting sesuai yang kita harapkan,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Aditya juga menyerahkan penghargaan kepada Lurah Komet yang berhasil mengatasi stunting Nol persen. Selain itu, juga memberikan bantuan makanan bergizi bagi anak-anak teridentifikasi stunting.

Editor: Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60