Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pembangunan Jalan Purnawirawan yang menembus kawasan Guntung Manggis terus dikebut. Kehadiran ruas jalan ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka kawasan baru yang selama ini terkendala akses infrastruktur.
Proyek yang dikerjakan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tersebut merupakan bagian dari 14 trase jalan lingkar Kota Banjarbaru yang diinisiasi Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby.
Pembangunan dilaksanakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan dengan nilai kontrak Rp35,4 miliar. Pekerjaan dipercayakan kepada PT Multi Prasarana Utama, sementara konsultan pengawas ditangani PT Prima Cipta Karsa Sabbapathamam (KSO)-PT Petra Penida Energi Indonesia.
Ruas jalan yang dibangun memiliki panjang 2,175 kilometer, lebar aspal 5,5 meter dan lebar badan jalan 8,5 meter. Infrastruktur ini diharapkan menjadi jalur alternatif strategis sekaligus memperkuat jaringan transportasi perkotaan di Banjarbaru.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Walikota Lisa didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari, turun langsung meninjau proses pengaspalan Jalan Purnawirawan-Guntung Manggis, Kamis (20/8).
Menurut Lisa, pembangunan jalan tembus tersebut bukan hanya untuk memperlancar mobilitas masyarakat. Lebih jauh, akses baru ini diharapkan mampu mengurangi tekanan lalu lintas, mengantisipasi kemacetan, serta membuka wilayah yang sebelumnya relatif terisolir.
Jaringan jalan lingkar yang diinisiasi Pemko Banjarbaru juga diarahkan untuk menghubungkan sejumlah kawasan sehingga menciptakan akses alternatif dan mendukung perkembangan wilayah.
“Tentunya jalan baru ini membuka daerah terisolir yang selama ini tidak memiliki akses dan diharapkan mampu menumbuhkan titik-titik pertumbuhan baru di Kota Banjarbaru,” ujar Lisa.
Dengan terbukanya akses Purnawirawan-Guntung Manggis, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperpendek konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi pemicu munculnya pusat-pusat aktivitas dan pertumbuhan ekonomi baru di Kota Banjarbaru.
Editor : Eddy Dharmawan



















