Mengenal Pulau Curiak, Habitat Undang, Bawal Hingga Bekantan

  • Whatsapp

“Agar kami bisa mengatur para wisatawan yang berkunjung ke pulau ini, hendaknya dihubungi kami jauh-jauh hari, selain itu agar pengunjung tidak menumpuk dan membuat kegaduhan,”terangnya.

Bagi para wisatawan yang berkunjung kepulau ini kami kenakan biaya Rp 10 ribu per orang lanjutnya, donasi tersebut kami gunakan untuk pemeliharaan dan kelestarian pulau ini.

Sementara itu, Ipan Aditya yang juga sebagai penjaga pulau Curiak ini menyarankan agar pengunjung pulau ini datang pagi-pagi, sekitar jam 7 sampai jam 8 pagi.

“Biasanya setelah kita beri makanan berupa pisang ditempat yang sudah disediakan, tidak berapa lama Bekantan akan datang beramai-ramai untuk makan pisang tersebut,”timpalnya.

Kadangkala juga para pengunjung tidak bisa bertemu dengan hewan ini lanjutnya, jadi ada semacam faktor keberuntungan dan niat hati dari para wisatawan yang berkunjung.

BACA JUGA:  Nanang Galuh, Ikon Intelektual Wisata Budaya Kalsel

“Kadang Bekantan ini banyak yang keluar, tetapi ada juga tidak keluar menampakkan diri meskipun sudah kita sediakan makanan di altarnya. Jadi ada semacam faktor keberuntungan dan niat hati para pengunjung,”pungkasnya.

Reporter : Eddy Dharmawan

Pos terkait