Abadikan Momen Tak Terlupakan di Jogja: Pesona Pakaian Adat dan Jepretan Fotografer Malioboro

Para Fotografer saat mengabadikan momen para wisatawan (Foto : EDH)

Wartaniaga.com, Yogyakarta – Tak ada yang lebih berkesan dari mengabadikan momen indah saat berwisata di Kota Istimewa. Bagi para pelancong yang datang ke Yogyakarta, berfoto dengan pakaian adat khas Jawa di kawasan Malioboro menjadi pengalaman yang tak hanya estetik, tapi juga sarat makna budaya.

Salah satu penyedia jasa foto yang cukup populer di kawasan ini adalah Paguyuban Pokoke Blangkon, komunitas fotografer sekaligus penyewa pakaian adat yang berdiri sejak tahun 2017. Mereka hadir untuk membantu wisatawan menyimpan kenangan dalam balutan budaya lokal yang penuh nilai tradisi.

“Kalau untuk perorangan sampai dua orang dikenakan tarif Rp125 ribu. Kalau rombongan, misalnya 11 orang, cukup Rp75 ribu per orang,” ujar Ema, salah satu marketing Paguyuban Pokoke Blangkon, Senin (3/11).

Harga tersebut sudah termasuk pemotretan oleh fotografer profesional dengan hasil 40 foto pilihan dari 80–100 jepretan. Jika wisatawan menginginkan lebih dari 40 foto, setiap tambahan dikenakan biaya Rp5.000 per foto.

Ema membelakangi kamera saat menjelaskan jasa Fotografer kepada para Wisatawan (Foto : EDH)

Menariknya, setiap fotografer yang tergabung dalam komunitas ini telah mendapat pembinaan langsung dari Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Hal ini dilakukan agar penggunaan pakaian adat tetap sesuai dengan aturan dan nilai-nilai budaya Jawa.

“Semua fotografer di sini wajib bersertifikat dan memahami tata cara pemakaian pakaian adat. Misalnya, kalau di luar ruangan, laki-laki wajib mengenakan blangkon. Kalau tidak, bisa dianggap tidak sopan,” tambah Angga, rekan sesama marketing.

Sempat ada perdebatan tentang penggunaan pakaian adat di tempat wisata, namun kini semua sudah tertata rapi berkat sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas fotografer.

Paguyuban Pokoke Blangkon beroperasi setiap hari, Senin–Jumat pukul 08.00–17.00 WIB, dan Sabtu–Minggu pukul 07.00–17.00 WIB. Di luar jam operasional, wisatawan tetap bisa menggunakan jasa mereka dengan tambahan biaya sewa pakaian.

Jadi, bila Anda berkunjung ke Malioboro, sempatkanlah mengabadikan momen dengan pakaian adat khas Yogyakarta. Satu klik kamera dari fotografer Pokoke Blangkon tak sekadar menangkap gambar — tetapi juga menyimpan cerita tentang indahnya budaya dan kenangan di hati setiap pelancong.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait