Hasnuryadi Pantau Langsung Bibit Muda Banua

Karena itu, pihaknya meminta dukungan para pelatih dan orangtua pemain untuk juga mengajarkan bermain bola itu tidak hanya sekedar mencari kalah dan menang.

“Tapi yang perlu dijunjung tinggi itu adalah sportifitas dan nilai-nilai Fair Playnya. Juga yang paling penting dari semua itu adalah kesatuan bermain tim bukan individu, ini yang kita harapkan semoga bisa kita perbaiki di turnamen selanjutnya,” kata Bang Hasnur.

Sebelumnya, Bang Hasnur mengatakan terkait adanya turnamen usia dini atau U-14 itu, tidak lepas adalah satu diantara banyak program dari Asprov PSSI Kalsel dalam pembinaan sepak bola usia muda.

“Seperti yang saya sampaikan, bahwa kita ingin mencetak pemain bukan membeli pemain,” ujarnya.

Hal tersebut, artinya mengharuskan pihaknya untuk memulai proses sedini mungkin yang dimulai U-14 terlebih dahulu hingga berjenjang agar dapat mencetak pemain berprestasi.

“Mulai dari U-14, U-16, kita tahu kan kita mempunyai Elite Pro Academy. Mudah-mudahan kedepan setelah itu mereka nantinya bisa memperkuat Skuad Barito Putera di bawah asuhan Dejan,” imbuhnya.

Bagi Bang Hasnur, hal tersebut adalah sebuah pelajaran, yang mana adalah sebuah proses sehingga mengharuskan untuk sabar, sehingga dapat menghasilkan bibit-bibit terbaik.

“Terutama untuk sepak bola Kalsel,” ucapnya.

Pos terkait