Ekonomi Kalsel Mulai Menggeliat Setelah Lebaran Idul Fitri 1443 H

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pergerakkan ekonomi di Kalimantan Selatan (Kalsel) sehabis lebaran Idul Fitri 1443 H mulai merangkak naik, selain tersedianya kebutuhan masyarakat juga melandainya pandemi covid-19 di seluruh Indonesia.

Kebijakan pemerintah melepas masker dalam beraktifitas juga membuat sentimen pasar mulai bergerak, baik dalam transfortasi darat, laut maupun udara yang sudah bervaksin lengkap dan boster tidak lagi menggunakan swab/antigen, Jum’at (20/5/2022).

Hal itu, disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah saat Bincang Bincang Media di salah satu Hotel berbintang Banjarmasin.

“Dengan kondisi yang semakin membaik ini tentunya juga kita harapkan bahwa kegiatan ekonomi kita terutama di Kalimantan Selatan semakin meningkat, dan itu yang saya lihat pada situasi sekarang ini,”ujarnya.

BACA JUGA:  Sektor Perhotelan Mulai Menggeliat

Dia menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang harus diwaspadai misalnya eksis dari geopolitik luar terjadinya perang Rusia dengan Ukrania, peningkatan demand yang cukup tinggi sekarang ini.

“Tetapi secara uproal kegiatan ekonomi 2022 itu akan semakin membaik, dan di Triwulan satu untuk Kalsel tumbuh sebesar 3,49% yoy dan lebih rendah di Triwulan 4 pada tahun 2021,”paparnya.

Dan itu merupakan siklus yang biasa lanjutnya, yang mana ada beberapa hal yang menyebabkan hambatan dari peningkatan pertumbuhan yang sedikit terhambat di triwulan satu.

“Secara keseluruhan, ekonomi semakin tumbuh dan bergerak dan perbaikan ekonomi di Kalimantan Selatan ini tentunya kita harapkan terus merangkak naik hingga akhir 2022 nanti,”terangnya.

BACA JUGA:  Ayam Potong Masih Mahal, Desember Diprediksi Stabil

Berbagai macam kegiatan Bank Indonesia dalam terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalsel terus dilakukan, seperti kurasi, fasilitasi juga mengadakan pameran-pameran.

“Tujuannya adalah agar produk UMKM kita naik kelas, sehingga bisa menjadi suatu produk yang secara kuntinyu bisa menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan,”pungkasnya.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait