Wartaniaga.com,Banjarmasin- Tim Satgas Covid-19 di Kota Banjarmasin mewacanakan vaksinasi anak bakal diberlakukan untuk persyaratan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Pasalnya, capaian vaksinasi anak kota Banjarmasin hingga saat ini masih di angka 31 persen.
Plt Kadis Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riadi, mengatakan, wacana itu sebagai langkah percepatan vaksinasi anak usia 6-12 yang hingga sekarang baru mencapai 31 persen dari 69 ribu anak di kota seribu sungai ini.
“Sebelum Ramadan ini kita target 70 persen dan sekarang baru mencapai mencapai 31, persen. Kita akan melakukan percepatan,” katanya saat ditemui di Balai Kota Banjarmasin, Senin (28/3).
Langkah percepatan itu, kata Machli, ada opsi dari Polresta yang ditampung yakni vaksinasi anak menjadi persyaratan PTM nantinya.
Kemudian, bagi yang belum bervaksin wajib menyampaikan surat hasil antigennya sebagai jaminan aman dari virus yang tiga tahun ini bersama warga Indonesia.
“Vaksin anak barangkali ini akan dipersyaratkan. Kalau belum, harus bisa menyerahkan antigen misalnya. Namun Ini semua masih opsi nanti akan kita sepakati bersama pimpinan,” ucapnya.
Machli melanjutkan, kepada para orang tua yang hingga sekarang belum memberkan izin anaknya divaksin. Untuk itu, pihaknya akan meminta kepada pihak sekolah atau guru agar bisa mengumpulkan orang tua yang bersangkutan. Kemudian, akan dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya vaksinasi anak.
“Kita akan meminta bantuan kepada guru atau sekolah agar orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya divaksin bisa mengerti. Sehingga percepatan vaksinasi ini bisa dicapai,” tutupnya.
Editor : Edhy Dharmawan



















