Jokowi Larang Indonesia Ekspor Bahan Mentah

“ Dari semua itu akan naiknya harga-harga di tingkat konsumen. Semuanya tidak bisa memprediksikan bahwa effek pandemi ini masuk ke problem-problem yang tidak pernah kita perkirakan,”lanjutnya.

Jokowi atas nama pemerintah berterimakasih kepada jajaran Bank Indonesia, jajaran pemerintah terutama di kementrian keuangan, OJK, LPS, komunikasinya sangat baik dia menekankan kembali komunikasi mereka sangat baik. Saling mengisi, apabila ada masalah kecil saja langsung ketemu titik permasalahannya. Hal-hal prudent seperti itu yang harus kita teruskan dengan kehati-hatian, karena ketidakpastian itu ada dimana-mana sulit dikalkulasi dan sulit di ukur.

“Tetapi kuncinya adalah bagaimana kita bisa mengendalikan pandemi yang ada di negara kita, karena masalahnya semakin kompleks ketidakpastian dunia juga semakin tinggi,”tambahnya.

Melihat dari pertumbuhan ekonomi di kwartal kedua berada di angka 7.07%, kwartal III diangka 3,51% adanya penurunan disebabkan pada bulan Juli pemerintah menarik rem PPKM darurat selama 1 bulan penuh. Hal tersebut dipicu dari virus covid-19 varian delta yang tidak disangka-sangka masuk ke Indonesia.

Seiring dengan meredanya kasus covid-19 dan vaksinasi yang berhasil dilakukan oleh pemerintah Indek keyakinan konsumen kembali berada diposisi normal seperti sebelum pandemi. Retail dan Sales Indek sudah merangkak naik seiring dengan pelonggaran mobilitas dan peningkatan mobilitas.

Angka-angka tersebut penting dilihat untuk menentukan prosfek ekonomi di 2022 yang akan datang, kemudian disisi produksi dilihat dari Procesing Manager Indek Manufactur (PMI Manufactur) lebih tinggi dari sebelum pandemi yaitu diangka 57,2% sebelum pandemi angkanya di 51%.

Pos terkait