Jokowi Larang Indonesia Ekspor Bahan Mentah

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Jakarta – Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2021 dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dalam sambutannya, Jokowi memberikan larangan untuk mengekspor bahan mentah.

Dia beralasan, dengan hilirisasi industri maka pendapatan Indonesia bertambah berkali-kali lipat. Baru-baru ini Jokowi melarang Indonesia mengekspor Nikel, hal tersebut terlihat banyaknya permintaan dalam bentuk bahan setengah jadi.

Sebelumnya, pada pertengahan Juli yang lalu kasus covid-19 harian berada pada 56 ribu. Pada saat itu, rumah sakit rumah sakit penuh, wisma atlit penuh kondisi sangat mengerikan terutama di wilayah Jawa dan Bali, Jakarta 24 Nopember 2021.

“Tetapi Alhamdulillah pada tanggal 23 Nopember kemaren, kasus harian berada diangka 394 kasus dari pada saat puncaknya di angka 56 ribu,”terangnya secara virtual

BACA JUGA:  Rupiah Meradang ke Rp16.505 Karena Data Manufaktur Anjlok

Jokowi menyebutkan bahwa vaksinasi juga sangat penting untuk menekan laju covid-19 ini. Pertanggal 23 Nopember 2021 sebanyak 226 juta dosis vaksin, dosis pertama di angka 65% dan dosis kedua 43.3%.

“Di akhir tahun 2021 target kita diangka 280 sampai 290 juta dosis vaksin yang harus tersuntikkan kepada masyarakat Indonesia,”harap Jokowi.

Kondisi pandemi yang dialami bangsa Indonesia sudah 1,5 tahun, sebelumnya pemerintah hanya berpikir masalah kesehatan dan vaksinasi. Akan tetapi dampak dari pandemi ini kemana-mana, hampir di semua negara terjadi kelangkaan energi, kelangkaan kontiner, inflasi yang naik serta kenaikan harga produsen.

Pos terkait