Alat Pembuat Bricket Karya Mahasiswa ULM Jadi Kebanggan Anggota DPR RI

  • Whatsapp
L

Ahmad Robita, salah seorang mahasiswa ULM yang tergabung dalam tim alih teknologi ini, menuturkan, alat pembuatan bricket ini terdiri atas beberapa bagian, seperti alat pengaduk serbuk kayu, alat pencetak dan pengeringan bricket, serta kompor untuk untuk memasak.

“Bricket ini nantinya akan digunakan sebagai bahan bakar pengganti gas elpiji yang selama ini digunakan oleh warga. Kami ingin, pelaku UMKM disini bisa mengurangi cost atau biaya produksi dalam pengolahan ketupat dan lontong,” tuturnya.

Ia mengklaim, memasak dengan menggunakan bricket ini dapat menghemat biaya produksi hingga 50 persen jika dibandingkan dengan menggunakan gas elpiji.

Diketahui, untuk pembuatan 1 set alat pembuat bricket ini menghabiskan dana sekitar Rp 50 juta lebih. Adanya alat ini, diharapkan menjadi solusi bagi pelaku usaha yang selama ini mengandalkan bahan bakar gas.

BACA JUGA:  H Muhidin : Terimakasih untuk Masyarakat Kalsel

“Apalagi, belakangan ini sering sekali terjadi kelangkaan gas, khususnya tabung isi 3 kg. Sehingga, pelaku UMKM sering kesulitan dalam memproduksi ketupat dan lontong,” tambahnya.

Sementara itu, Suriani, seorang pedagang ketupat dan lontong di Kampung Ketupat, mengaku terbantu sekali dengan adanya bantuan alih teknologi alat pembuatan bricket ini. Apalagi, untuk bahan bricket berupa serbuk kayu ini mudah saja dicarinya

“Dengan alat ini kami merasa sangat terbantu. Jadi, kami tak perlu susah-susah lagi mencari gas. Biasanya beli gas melon iRp 25 ribu di eceran. Tapi, kalau sedang langka, sulit mencarinya. Bila ada pun harganya bisa melambung,” ujarnya.

Dalam sehari, lanjut Suriani, ia bisa menghabiskan hingga 6 tabung gas melon untuk membuat ketupat dan lontong.

BACA JUGA:  Badko HMI Kalselteng Berbagi Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan

“Mudah-mudahan, dengan menggunakan bricket ini semakin memudahkan pekerjaan dan memangkas biaya kami dalam mengolah ketupat dan lontong,” pungkasnya.

Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Edhy Dharmawan

Pos terkait