Warga Desa Teluk Aru Lapor Dewan Kalsel Terkait Lahan Dijadikan Hutan Lindung

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Tanah warga Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru dicaplok sebagai kawasan hutan lindung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Menurut salah satu warga yang bermukim di Desa Teluk Aru, Ismail mengatakan wilayah yang ditetapkan menjadi hutan lindung sudah dikelola warga untuk kebun cengkeh.

“Tiba-tiba diakui sebagai hutan lindung. Sudah puluhan
tahun kami menempati, Kami minta solusi dengan dewan,” ucapnya, Selasa (14/9).

Masyarakat kaget dengan terpampang plang berdasarkan keputusan menteri lingkungan hidup dan kehutanan SK tahun 2019 bahwa Hutan Desa Teluk Aru berada dalam kawasan Hutan Lindung.

“Kami bermukim dan berkebun cengkeh puluhan tahun, tapi baru saja ditetapkan menjadi hutan lindung,” bebernya.

BACA JUGA:  KNPI HSU Kunjungi Panti Asuhan As Salam

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi meminta mediasi dan komunikasi Dinas Kehutanan Kotabaru dengan warga setempat agar ditemukan solusi terbaik.

Ia pun menyayangkan hal tersebut, karena kalau pun benar dan harus ditetapkannya sebagai kawasan hutan lindung harusnya melalui sosialisasi kepada warga terlebih dulu.

Adapun luasan area warga yang ditetapkan oleh menteri lingkungan hidup dan kehutanan menjadi hutan lindung itu seluas kurang lebih 122 hektare.

Editor: Aditya

L

Pos terkait