Pertanyakan Alokasi Dana Bantuan Pencegahan Covid-19, Dewan Sesalkan Gugus Tugas Kalsel Tidak Hadir

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sesalkan ketidakhadiran Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pengendalian COVID-19, Roy Rizali Anwar.Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin menjelaskan, undangan yang dilayangkan untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pengendalian COVID-19 Kalsel untuk menggali informasi penggunaan danadana bantuan.

“Khusus bantuan bidang kesehatan mencapai Rp 155 milyar dari pemerintah pusat,” ucapnya, Senin (21/6).

Lanjutnya, bantuan keseluruhan untuk penanganan Covid-19 Kalsel dari Pemerintah Pusat mencapai Rp 1,093 triliun lebih dana alokasi umum yang di dapatkan.

“Inilah yang ingin kami gali, dalam penggunaan anggaran,” katanya.

Namun, dirinya menyanyangkan undangan yang sebelumnya dijadwalkan pada pukul 13:00 waktu setempat hingga pukul 14:00 lebih pihak Gugus Tugas tidak berhadir.

BACA JUGA:  Hingga Jelang Akhir Tahun, Ada 14.210 Kasus Corona di Kalsel

“Komisi IV tentunya sangat kecewa atas ketidakhadiran Gugus Tugas, karena hal ini bersama-sama untuk menanggulangi pandemi,” bebernya.

Lebih lanjut, alokasi dana bantuan juga perlu diketahui oleh masyarakat, kemana saja hal tersebut disalurkan.

Adapun dalam undangan rapat tersebut yang berhadir hanya Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Senada, Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengatakan, anggaran-anggaran dari Pusat untuk penanggulangan Covid-19 dapat diketahui, berapa saja yang di gunakan dan belum teralokasi.

“Supaya semua anggaran dapat diketahui kejelasannya,” tambahnya.

Akan tetapi, dirinya juga menyayangkan ketidakhadiran Gugus Tugas, dan hanya ada Dinas Kesehatan.

“Gugus Tugas Kalsel tidak ada yang hadir, yang ada hanya Dinkes Kalsel,” ucapnya.

BACA JUGA:  HSU Juara Umum Kejurprov Billiar 2020

Dirinya, meminta Gugus Tugas Kalsel lebih memperhatikan kembali atas undangan yang telah dilayangkan oleh Dewan.

 

Editor: Aditya

L

Pos terkait