Akibat Pandemi, PAD HSU Menurun

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai- Merosotnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan berkurangnya dana transfer dari Pemerintah Pusat imbas dari pandemi Covid-19.

Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Abdul Wahid HK mengatakan, salah satu penyebab menurunnya pendapatan dari sektor ini adalah karena merosotnya kondisi perekonomian masyarakat sebagai akibat adanya wabah Covid-19.

“Berkurangnya PAD pada tahun 2020 terutama terjadi pada pendapatan retribusi daerah yang hanya tercapai 73,43% pendapatan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang hanya tercapai 61, 12% dan pendapatan lain-lain PAD yang sah yang hanya tercapai 86 11%,” jelasnya.

Lanjutnya, penetapan target pada tahun 2020, dilakukan pada tahun 2019 dimana saat itu belum diketahui akan adanya wabah pandemi Covid 19, namun ternyata berdampak sangat signifikan terhadap perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:  Bank Kalsel Menjadi Garda Terdepan Dukung PAD Kalsel

Ia menjelaskan secara umum dalam penetapan target PAD ada tiga hal yang selalu menjadi dasar pertimbangan yaitu ; kondisi perekonomian daerah pada tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun berikutnya dan realisasi penerimaan PAD tahun sebelumnya.

“Kami melalui BP2RD telah membentuk tim intensifikasi dan ekstensifikasi pajak Daerah dan retribusi Daerah,” ucapnya.

Melalui tim ini pihaknya akan berupaya untuk mengintensifkan penerimaan pajak dan retribusi Daerah serta kita akan berupaya menggali potensi-potensi baru yang bersumber dari pajak dan retribusi Daerah.

Sementara terkait adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat, Bupati menyebut hal ini dikarenakan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai akibat ditetapkannya peraturan menteri Keuangan Nomor 35 tahun 2020 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana Desa tahun anggaran 2020 dalam rangka penanganan pandemi covid 19 atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional.

BACA JUGA:  Twokang, Petik Berkah dari Palet Kayu

Ditambah dengan adanya Peraturan presiden Nomor 72 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 54 tahun 2020 tentang perubahan postur dan rincian anggaran pendapatan dan belanja negara Tahun anggaran 2020.

“Sedangkan berkurangnya dana bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi ini juga disebabkan menurunnya pendapatan pajak provinsi yang juga merupakan imbas dari terjadinya pandemi covid 19,” pungkasnya.

 

Reporter: Darma Setiawan
Editor: Aditya

L

Pos terkait