Disnakertrans Kalsel: Hanya 5 Persen Pengusaha yang Tidak Mampu Bayar THR Secara Penuh

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan temukan hanya 5 persen pengusaha tidak bayar Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh tahun 2020.

Menurut Kepala Disnakertrans Provinsi Kalsel, Siswansyah, pada tahun 2020 yang lalu, Kementerian Ketenagakerjaan mengeluarkan Surat Edaran tentang pembayaran THR bisa dicicil.

“THR bisa dicicil, sampai jangka waktu Desember 2020,” ucapnya, Senin (12/4).

Ia mengatakan, penerapan pemberlakuan pembayaran THR dengan cara dicicil telah terlaksana dengan baik, berdasarkan hasil pemantauan pihaknya.

Lanjutnya, setelah dilakukan pengawasan 7 hari sebelum dan sesudah lebaran tahun 2020, ternyata yang melaporkan tidak bisa membayar THR hanya 5 persen.

“Yang tidak dibayar relatif kecil, hanya 5 persen, dikarenakan perusahaan terdampak pandemi,” katanya.

BACA JUGA:  Paman Birin Serukan, Bersatu Melawan Covid-19

Oleh karena itu, perusahaan menerapkan pembayaran THR dengan cara dicicil, hingga batas waktu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Selain itu, pada tahun 2021 perusahaan mengharuskan untuk membayar THR secara penuh, terkecuali yang melaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan ketidakmampuan bayar THR.

“Apabila perusahaan tidak mampu bayar secara penuh, maka akan diaudit sesuai ketentuan, akan tetapi tetap bayar juga” bebernya.

Lanjutnya, pada tahun 2020 setidaknya ada 11 ribu buruh Kalimantan Selatan mengalami PHK.

Sementara itu, Ketua Komisi IV, HM Lutfi Saifuddin mengatakan, sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh para buruh, yang mana pada kali ini, pembayaran THR tidak dilakukan secara dicicil.

BACA JUGA:  Dewan Minta Pemko Tegas Tangani Drainase

“Kami menegaskan kepada dinas terkait serta asosiasi pengusaha untuk bisa membayarkan THR tanpa dicicil,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya pembayaran THR perusahaan dapat mencicil, dikarenakan pandemi Covid-19 melanda banua, sedangkan untuk tahun 2021 terdapat pemberitahuan THR tidak boleh dicicil.

Editor: Aditya

Pos terkait