Sementara itu, Pembimbing Tim Alta Faust Carita sekaligus Ketua Prodi TKJ, Valerian Ezra Vyanza, S.T mengatakan, penelitian untuk Moispump tersebut dilakukan dalam 2 tahap, yaitu uji skala laboratorium dan uji skala lapangan.
Dari hasil penelitian ditemukan korelasi antara debit air dan kadar air dalam tanah dengan model matematis. Dengan model ini, Moispump dapat menentukan debit air yang diperlukan dalam suatu lahan untuk mendapatkan presentase kadar tanah yang diinginkan, secara sederhananya Moispump dapat menentukan kadar air berdasarkan debit air secara otomatis.
Terakhir ia mengucapkan terimakasih yang sebesar-bersarnya kepada semua orang yang terlibat dalam pembuatan Moispum ini. Harapannya semoga saja Moispump dapat mengurangi tingkat kekeringan lahan dan meningkatkan tingkat panen di Provinsi Kalimantan Selatan dan juga bisa menjadi juara dalam ajang Nasional SMK DigiSocial Fest 2020.
Reporter: Aditya



















