Kawasan Industri Jorong, Primadona Investasi di Kalsel

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Pelaihari – Konsep promosi digital yang diperkuat dengan data potensial akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk menghidupkan kembali Kawasan Industri Jorong.

Kawasan seluas 368.806 hektar yang ada di Desa Jorong dan Desa Karang Rejo Kecamatan Jorong tersebut sempat mati suri sejak dicabutnya ijin lokasi Kawasan Industri yang sebelumnya di berikan kepada PT Jorong Port Development.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Dahnial Kiffli bahwa ijin usaha tersebut dicabut sejak tanggal 26 November 2020 yang lalu.

Saat ini langkah yang diambil oleh Pemkab Tala untuk menghidupkan kembali Kawasan tersebut tengah berada di tahap promosi untuk menggandeng para investor.

“Kita mengharapkan semangat dan optimisme dari seluruh pihak agar investor terbaik dapat segera hadir untuk percepatan Kawasan Industri Jorong ” harap Dahnial, Sabtu (20/2).

BACA JUGA:  Jadi Beban, Piutang Retribusi Pasar Akan Dihapus

Langkah yang diambil Pemkab Tala disambut baik oleh Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan, Hanafi.

Percepatan tersebut tentunya akan membuka peluang lapangan pekerjaan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Tanah Laut.

“Kita sangat gembira, karena Kawasan Industri Jorong menjadi primadona promosi investasi di Kalimantan Selatan” ucap Hanafi.

 

Reporter : Tony Widodo

Editor : Ahmad Yani

Pos terkait