Kementerian PUPR Setujui Pembangunan Bendungan Sungai Kusan yang Digagas Mardani H Maming

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Batulicin– Kementerian PUPR akhirnya menyetujui proyek pembangunan Bendungan Sungai Kusan, di Kabupaten Tanah Bumbu. Mega proyek Bendungan Sungai Kusan sudah digagas dan mulai digaungkan sejak kepemimpinan Mardani H Maming sebagai bupati tahun 2015 lalu.

“Jika ada pihak yang menyebutkan bendungan yang dibangun di Tanah Bumbu adalah bendungan Riam Kiwa, itu salah alamat. Karena Riam Kiwa berada di wilayah Kabupaten Banjar. Jadi, yang benar itu Bendungan Sungai Kusan di Kabupaten Tanah Bumbu,” tegas Mardani H Maming.

Menurut Mardani, mantan bupati Tanah Bumbu dua periode tersebut, Bendungan Sungai Kusan sangat penting dan strategis bagi Tanah Bumbu.

“Jika selesai, nantinya bendungan atau waduk Sungai Kusan mampu mengairi pertanian seluas sekitar 10.000 hektar. Bendungan Sungai Kusan juga penting untuk mengatasi dan pengendali banjir yang kerap melanda daerah kami. Selain itu, bendungan tersebut juga dapat menjadi sumber energy baru untuk penyedia tenaga listrik dengan daya sekitar 60 megawatt, serta penyedia air bersih,” kata Mardani H Maming, Minggu (4/10).

BACA JUGA:  Banjarbaru Bakal Jadi Pusat Perekonomian Transportasi Kalsel

Mardani H Maming, juga menyatakan terimakasihnya kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR yang telah menyetujui proyek bendungan sungai Kusan. “Proyek ini akan sangat bermanfaat bagi Tanah Bumbu ke depan,” tambahnya.

Jika bendungan ini jadi, akan mampu mengairi pertanian dari Kusan Hilir hingga Kusan Hulu. Diperkirakan mega proyek Bendungan atau waduk Sungai Kusan ini memakan biaya sekitar Rp 1,8 triliun.

Proyek Bendungan sungai Kusan menurut rencana akan mengenai tiga wilayah desa yaitu Desa Mangkalapi, Temunih dan Desa Batu Bulan.

Pada Jumat 29 September 2019 lalu, Dinas PUPR Tanah Bumbu menggelar ekspose Laporan LARAP atau Land Acquisition And Resettlement Action Plan tentang proyek Bendungan Sungai Kusan di Aula Kantor Dinas PUPR Tanah Bumbu di Batulicin.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Puji Sinergitas Paman Birin

Dalam eskpose tersebut terungkap, bahwa pembangunan Bendungan Sungai Kusan sudah masuk tahapan studi kelayakan sejak tahun 2016 lalu. Kemudian dilanjutkan dengan DED yang sedang berjalan hingga berakhir tahun 2019, serta disambungkan dengan Amdal LARAP.

Pos terkait