“ Ini semata-mata menjaga hal bersifat insidentil dan membutuhkan penanganan segera maka kita siagakan personil selama 24 jam mengawal jaringan selama pelaksanaan PPDB online. Tentunya yang tak kalah penting adalah mempersiapkan jaringan telekomunikasi yang handal Salah satunya juga, memperkuat jaringan teknologi informasi (TI) yang selama ini sering menjadi pemicu persoalan. ,” kata Arief Yulianto.
Telkom sendiri tambah Arief mengerahkan segenap kekuatan untuk mendukung kelancaran PPDB online yang serentak tersebut. Persoalan yang mendasar adalah kondisi geografis diakui mempengaruhi sistem jaringan.Karena itulah pihaknya membuka diri terkait penguatan jaringan selama PPDB berlangsung. Pihak sekolah diharapkan dapat memberikan masukan dan dukungan, sehingga mereka dapat melakukan antisipasi lebih dini, terutama gangguan-gangguan yang terjadi pada saat puncak pengakses saat pendaftan online. Arief Yulianto sendiri optimis, proses pendaftaran siswa baru berjalan lancar, terutama saat mengunduh dan mengunggah berkas-berkas persyaratan pendaftaran PPDB Online.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Banjarmasin, H.Mukeniansyah, berharap Telkom komitmen dengan janjinya untuk mendukung kelancaran proses Penerimaan Peserta Didikk Baru (PPDB) online. Karena dengan meningkatkan jaringan teknologi informasi untuk mencegah masalah saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.
“ Semoga daya dukung jaringan ini memberikan kenyamanan kepada orang tua calon siswa maupun kita selaku pelaksana panitia PPDB online di sekolah”, pungkasnya.
Sekedar catatan berdasarkan juknis, penerimaan siswa baru ditetapkan untuk tingkat SMA 3 sampai 36 rombongan belajar (rombel) dengan daya tampung minimal 20 orang dan maksimal 36 orang.
Editor : Yudha Aditya




















