Sementara itu, Ketua APJI Kalsel, H Aftahuddin bersikukuh APJI masih ada dan masih berdiri hingga saat ini.
“Berdarsarkan Munas pada tahun lalu dan terpilih sebagai Ketua Umum APJI, ibu Rahayu Setiowati, maka APJI kami syah dan hingga saat ini diakui oleh perintah” ucapnya melalui sambungan telpon kepada media ini.
Dikatakannya, salah seorang pendiri APJI juga masih berada diorganisasi yang dipimpinnya sejak Agustus 2019 yang lalu ini. “ Pak Maxi Jantje sebagai pendiri APJI saja masih ada dibarisan kami dan sekarang menjadi Dewan Pengawas,” papar H Aftah sapaan akrabnya ini
Baginya, organisasi bukan hanya persoalan syah dan diakui atau tidaknya tetapi bagaimana organisasi itu dapat memberikan kontribusi kepada anggota serta daerah.
“ Kami tidak peduli orang mau ngomong apa, bagi APJI bagiamana bersama-sama kita memajukan kuliner banua agar dapat bersaing dengan daerah lain dan dapat dikenal luas,” tandas pemiliki Cafe Nostagia ini.
Bahkan, H Aftah tidak mempersoalkan apabila ada anggotanya yang ingin bergabung ke PPJI atau sebaliknya.
“ Itu dinamika sebuah organisasi, silahkan saja apabila ada anggota kita yang ingin bergabung ke PPJI atau sebaliknya, kami terbuka saja. Sekali lagi, tujuan kami hanya ingin memajukan pengusaha kuliner di Kalsel dan mengangkat martabat kuliner banua,”katanya mengakhiri.
Editor : Didin Ariyadi




















