Ikan Gabus Menjadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Banjarmasin

  • Whatsapp
Ikan Gabus Menjadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Banjarmasin
L

Wartaniaga.com,Banjarmasin Terhitung sejak November 2019 hingga akhir Januari 2020 Harga ikan haruan (gabus) di Kota Banjarmasin masih bertahan diangka Rp100.000 perkilonya.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Monitoring & Pengendalian Pendaftaran Perusahaan, Barang dan Hanpokting (Bahan Pokok Penting), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasi, Trisnawati Mulyo Hapsari.

Menurutnya, kondisi tersebut menggambarkan bahwa ikan gabus adalah peyumbang inflasi terbesar di kota yang berjuluk seribu sungai ini. Pasalnya hampir setiap tahun kondisi tersebut pasti terulang.

“Dari beberapa pasar yang kita monitoring setiap hari, harga ikan gabus memang belum turun sejak November kemarin,” ucapnya saat ditemui wartaniaga.com diruang kerjanya, Kamis (23/01) Siang.

BACA JUGA:  OJK Sebut Pertumbuhan Ekonomi Stabil di 2019

Ikan Gabus Menjadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Banjarmasin

Wanita dengan sapaan Trisna itu melanjutkan, Kondisi tersebut diakibatkan karena stok ikan gabus di Banjarmasin masih bergantung pada hasil alam. “Sepertinya kita belum menemukan teknologi yang cocok untuk membudidayakan ikan itu,” ungkapnya.

L

Pos terkait