Loading...
45 views

Kelurahan Kampung Melayu Gelar Penyuluhan Bahaya Stunting

Bahaya Stunting
Loading...

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Kelurahan Kampung Melayu menggelar penyuluhan soal bahaya dan pencegahan stunting kepada warga setempat, dengan sasaran utama masyarakat yang memiliki bayi dan balita.

Penyuluhan tersebut dimaksudkan untuk menyelamatkan tumbuh kembangnya bayi dan bawah lima tahun (Balita) dalam memenuhi kebutuhan asupan gizi agar terhindar dari gejala tumbuh pendek pada anak (stunting).

Kordinator Penyuluhan Kependudukan Keluarga Berencana Pembangungan Keluarga,Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Bkkbn) Banjarmasin Tengah, Radiansyah mengatakan stunting dapat dihindari dengan berbagai macam cara, pencegahan dilakukan agar dapat mewujudkan tumbuh kembang bayi dan balita agar berjalan normal seperti manusia pada umumnya.

Penyuluhan Bahaya Stunting dan Upaya Pencegahannya

“Lakukan pemeriksaan secara rutin, baik Posyandu, Puskesmas, maupun Dokter kandungan,” ucapnya saat Sosialisasi dan Pelatihan Posyandu Balita tahun 2019, Kampung Biru Kelurahan Kampung Melayu, Rabu (13/11/19).

Ia menjelaskan selain pemeriksaan secara rutin, ibu hamil perlu menjaga pola makan yang mengandung gizi cukup agar asupan gizi untuk bayi menjadi terpenuhi.

“Perhatian ibu hamil sejak 100 hari saat hamil dan 1000 hari setelah lahir perlu diperhatikan asupan gizi agar terhindar dari bahaya stunting,” bebernya.

Setidaknya 4 sehat 5 sempurna merupakan asupan gizi yang harus dipenuhi oleh ibu hamil atau pasca melahirkan harus dapat dipenuhi untuk perkembangan balita yang sehat.

BACA JUGA:  Dana Kelurahan Sungai Jingah Digunakan Pelatihan Sasirangan

Selain Air Susu Ibu (ASI), makanan pendamping balita juga harus diperhatikan yang benar-benar tepat dalam memenuhi asupan gizi.

Loading...

Reporter : Aditya
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Aditya

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *