Wartaniaga.com, Paringin — Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Supianor, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan menyusul kondisi kabut dan asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Balangan dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, kondisi udara yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata hingga sesak napas. Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), dan ibu hamil, perlu mendapat perhatian lebih dalam kondisi udara yang dipenuhi kabut dan asap.
“Kondisi asap seperti sekarang ini tidak bisa dianggap sepele. Kami imbau masyarakat Balangan untuk menjaga kesehatan, kurangi aktivitas di luar ruangan, dan jika terpaksa keluar rumah, wajib gunakan masker,” ujar Supianor, Senin (21/9/26).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi. Jika mengalami keluhan seperti batuk, pilek, maupun sesak napas yang berlangsung terus-menerus, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Selain mengimbau masyarakat, Supianor meminta Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkatkan langkah pencegahan dan penanganan dampak kabut asap.
Ia mendorong agar edukasi kepada masyarakat terus dilakukan serta kualitas udara dipantau secara berkala.
“Dinas Kesehatan harus siaga di Puskesmas, bagikan masker gratis jika perlu. BPBD dan instansi terkait juga harus gencar sosialisasi pencegahan kebakaran lahan, karena ini sumber utama asap,” tegasnya.
Supianor juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, aktivitas tersebut dapat memperburuk kondisi kabut asap sekaligus membahayakan lingkungan.
“Mari kita jaga bersama. Jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan kita. Semoga kondisi ini segera membaik dan Balangan kembali dengan udara bersih dan sehat,” pungkasnya.
Reporter : Siti Nurjanah
Editor : Hariyadi



















