Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari, Harga Cabai Rawit Masih Melambung

Satgas Pangan Polda Kalsel saat pantau harga pasca Lebaran IdulFitri 1447H (Foto : Humas Polda Kalsel)

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan turun langsung ke Pasar Antasari, Minggu (29/3/2026) pagi, untuk melakukan pengecekan harga beras dan sejumlah bahan pokok penting (bapokting) pasca Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan pemantauan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dipimpin oleh tim gabungan yang terdiri dari AKP Sufian Noor, AKP Widodo Saputro, Aiptu Ahmad Baihaki, Brigadir Ridzahul Khairin, Brigadir Ary Fajar, serta Brigadir David Kornianto.

Dari hasil pengecekan di lapangan, mayoritas harga komoditas terpantau masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, ketersediaan stok berbagai kebutuhan pokok juga relatif aman dan mencukupi untuk masyarakat.

Namun demikian, Satgas menemukan satu komoditas yang masih mengalami lonjakan harga cukup signifikan, yakni cabai rawit merah yang dijual hingga Rp100.000 per kilogram atau berada di atas HET.

Berikut rincian harga bahan pokok hasil pemantauan di Pasar Antasari:

* Beras premium: Rp15.400/kg (stok aman)

* Beras medium: Rp14.000/kg (stok aman)

* Cabai keriting: Rp50.000/kg (stok aman)

* Cabai rawit merah: Rp100.000/kg (di atas HET, stok aman)

* Telur ayam ras: Rp30.000/kg (stok aman)

* Daging ayam ras: Rp37.000–Rp40.000/kg (stok aman)

* Bawang merah: Rp40.000/kg (stok aman)

* Bawang putih: Rp40.000/kg (stok aman)

* Daging sapi: Rp130.000/kg (stok aman, tanpa penjualan daging beku)

* Gula pasir: Rp17.500/kg (stok aman)

* Minyak goreng rakyat (Minyakita): Rp15.700/liter (stok aman)

* Kedelai: Rp11.000/kg (stok aman)

Satgas Pangan Polda Kalsel menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala di sejumlah pasar tradisional lainnya.

Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, sekaligus melindungi daya beli masyarakat pasca Lebaran.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait