Wartaniaga.com, Banjarbaru – Memperingati Hari Pajak 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Tengah bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah serta Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan menggelar Lelang Serentak Harat Banar (LSHB) 2026 bertema “Ragam Objek, Satu Semangat untuk Negeri”.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/7) ini menjadi bukti sinergi antarsatuan kerja Kementerian Keuangan dalam mengoptimalkan penerimaan negara, meningkatkan pengelolaan aset, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui mekanisme lelang yang transparan, akuntabel, dan inklusif.
Puncak pelaksanaan LSHB 2026 digelar secara hybrid dari Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah di Banjarbaru serta disiarkan secara daring melalui Portal Lelang Indonesia dan Microsoft Teams. Konsep ini memungkinkan masyarakat dari berbagai daerah mengikuti lelang tanpa harus hadir langsung sehingga partisipasi publik menjadi semakin luas.
Kepala Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah, Tetik Fajar Ruwandari, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh unit Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan dalam menyukseskan Lelang Serentak Harat Banar.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena mampu memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi optimalisasi penerimaan negara maupun bagi masyarakat.
“Melalui semangat kolaborasi, kami berharap Lelang Serentak Harat Banar dapat terus berkembang menjadi sarana yang tidak hanya mengoptimalkan pengelolaan aset negara, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Tetik.
Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, LSHB 2026 menghadirkan ragam objek lelang yang lebih variatif. Tidak hanya lelang eksekusi, kegiatan ini juga menghadirkan inovasi bernilai sosial melalui Lelang Batik Sasirangan karya anak-anak berkebutuhan khusus penyandang down syndrome di Kalimantan Selatan.
Inisiatif tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas sekaligus apresiasi terhadap karya kreatif bernilai budaya.
Lelang Batik Sasirangan dilaksanakan secara langsung di Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah dan dipimpin oleh Pejabat Lelang Kelas II Banjarmasin, Tati Yulianti.
Sementara itu, berbagai objek lelang lainnya dilaksanakan secara daring melalui Portal Lelang Indonesia, meliputi lelang eksekusi barang sitaan pajak, barang eks kepabeanan dan cukai, barang rampasan negara, objek hak tanggungan, Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD), hingga lelang sukarela produk UMKM.
Selain pelaksanaan lelang, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada berbagai mitra strategis DJKN, seperti KPKNL, perbankan, Pejabat Lelang Kelas I dan Kelas II, serta balai lelang yang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan lelang di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Melalui penyelenggaraan Lelang Serentak Harat Banar 2026, Kementerian Keuangan berharap masyarakat semakin mengenal lelang sebagai mekanisme transaksi yang modern, aman, dan terpercaya.
Lebih dari itu, lelang diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam meningkatkan penerimaan negara, mengoptimalkan pemanfaatan aset, memberdayakan UMKM serta kelompok rentan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Editor : Eddy Dharmawan



















