Wartaniaga.com, Banjarbaru – Suasana Lapangan dr. Murdjani, Kota Banjarbaru, tampak semarak dan penuh kehangatan saat Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, resmi membuka Festival Ramadan 2026, Kamis (19/2).
Kegiatan ini dirangkai dengan Pasar Ramadan yang menghadirkan aneka kuliner khas daerah dari para pelaku UMKM lokal.
Festival yang menjadi agenda tahunan ini tidak hanya menjadi pusat berburu takjil dan hidangan berbuka, tetapi juga ruang silaturahmi dan penggerak ekonomi masyarakat. Tahun ini, ada yang berbeda dan terasa istimewa.
Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, Noor Purbani Sukma Alamsyah, menyampaikan bahwa Pasar Wadai Ramadan akan berlangsung selama 26 hari, mulai 19 Februari 2026.
Ia menegaskan, kebijakan Walikota yang menggratiskan 170 stan bagi pelaku UMKM menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada usaha kecil.
“Untuk tahun ini berbeda dari sebelumnya. Ibu Walikota menggratiskan 170 stan bagi pelaku UMKM Banjarbaru,” ujarnya.
Awalnya, stan gratis yang disiapkan berjumlah 150 unit. Namun karena tingginya antusiasme peserta, jumlah tersebut ditambah 20 stan menjadi total 170 stan gratis.
“Karena antusias peserta sangat tinggi, stan UMKM kita tambah menjadi 170. Ini bentuk dukungan agar para pelaku usaha bisa berkembang tanpa terbebani biaya sewa,” jelas Walikota Lisa usai pembukaan.
Ia juga mempersilakan para Pedagang Kaki Lima untuk turut meramaikan Lapangan dr. Murdjani dengan tetap menjaga ketertiban. Menurutnya, Ramadan adalah bulan berbagi rezeki dan kebersamaan.
“Semua mencari rezeki. Mari kita saling menghormati dan menjaga ketertiban,” pesannya.
Tak hanya menyuguhkan ragam kuliner khas Kalimantan Selatan, Festival Ramadan 2026 juga dirangkai dengan kegiatan religius, seni budaya, serta partisipasi aktif komunitas lokal.
Walikota berharap kegiatan ini menjadi cerminan keharmonisan sekaligus upaya melestarikan identitas budaya Kota Banjarbaru.
“Semoga festival ini mampu meningkatkan ekonomi UMKM lokal, memberdayakan masyarakat, memberi manfaat luas, dan mendatangkan keberkahan di bulan suci Ramadan,” harapnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan mengunjungi stan-stan UMKM yang menawarkan harga terjangkau.
“Mari kita jaga bersama ketertiban, keamanan, dan kebersihan. Buanglah sampah pada tempatnya,” imbaunya.
Pembukaan Festival Ramadan 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Banjarbaru, Kementerian Agama, Deputi Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, para Asisten dan Kepala SKPD lingkup Pemkot Banjarbaru, Camat, Lurah, serta tamu undangan lainnya.
Editor : Eddy Dharmawan




















