Wartaniaga.com, Kotabaru- Aura keberkahan Ramadan benar-benar terasa di Bumi Sa-Ijaan. Kawasan Wisata Siring Laut mendadak jadi lautan manusia saat pembukaan Ramadhan UMKM Saijaan Fest 2026, Kamis (19/2) sore.
Event tahunan yang dirangkai dengan Pasar Wadai ini resmi dibuka, menandai dimulainya perputaran ekonomi kerakyatan selama sebulan penuh.
Acara yang diprakarsai Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kotabaru ini bukan sekadar seremoni.
Sebanyak 137 pelaku UMKM tumpah ruah menjajakan kuliner khas dan produk unggulan. Suasana kian hangat saat Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, hadir berbaur dengan masyarakat, mewakili Bupati Kotabaru.
Dalam sambutannya yang menyentuh, Syairi Mukhlis tak henti mengucap syukur. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menjaga “isi piring” rakyat melalui stabilitas harga pangan.
“Kita hanyalah insan yang lemah, maka sepatutnya kita panjatkan puji syukur. Kegiatan ini adalah langkah nyata pemerintah untuk memastikan harga sembako tetap murah dan stabil. Ini ruang bagi UMKM kita untuk bangkit dan sejahtera,” ujar Wabup di hadapan ribuan pasang mata yang memadati lokasi.
Sementara Kepala Diskoperindag Kotabaru, Risa Ahyani, menjelaskan bahwa tahun ini panitia benar-benar memanjakan pengunjung. Tak tanggung-tanggung, sederet hadiah mewah mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, hingga peralatan elektronik sudah menanti untuk diundi setiap pekan.
“Masyarakat cukup belanja kelipatan Rp20 ribu untuk dapat satu kupon undian. Menariknya, jika membayar menggunakan QRIS, pengunjung bisa mendapatkan tambahan kupon lagi. Ini cara kita mendorong digitalisasi sekaligus memberi keuntungan lebih bagi warga,” terang Risa.
Momentum pembukaan ini juga menjadi hari bersejarah bagi sejumlah pelaku UMKM. Secara simbolis, Wabup Syairi Mukhlis menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) lintas sektor hasil kerja sama dengan BPN.
Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir memberikan kepastian hukum bagi aset-aset pengusaha kecil.
Kemeriahan pembukaan ini juga didukung pengamanan ketat dari Polres Kotabaru, Dishub, dan Satpol PP guna memastikan warga nyaman berburu takjil.
Turut hadir menyaksikan kemeriahan tersebut unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kotabaru, Sekda, serta para pimpinan SKPD.
Dengan resminya pembukaan ini, Siring Laut dipastikan akan menjadi magnet utama warga Kotabaru hingga 17 Maret mendatang. Sebuah kolaborasi apik antara tradisi berburu wadai, pemberdayaan ekonomi, dan kepedulian sosial di bulan suci.
Reporter: Anaq.
Editor:Hariyadi




















