Pembangunan Puskesmas, Aditya : Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan Kesehatan ke Masyarakat

Walikota Aditya Mufti Ariffin saat meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Puskesmas Banjarbaru Selatan (Foto: Prokopim)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin, meletakan batu pertama pembangunan di lokasi eks pasar Baintung pada Selasa (28/5).

Wakikota, Aditya didampingi Wakil Walikota Wartono dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dr Juhai Triyanti Agustina MKes.

Kadinkes dr Juhai Triyanti menyampaikan bahwa Puskesmas Banjarbaru ini berdiri sejak tahun 1978, dimana saat ini Puskesmas Banjarbaru yang berada di Jalan Rambai nomor 1 Loktabat Selatan sudah tidak sesuai dengan standar bangunan Puskesmas.

“Dan tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan pengembangan karena keterbatasan lahan, luas lahan dan bangunan itu sekitar 969 M2,” ujarnya.

Dr Juhai Triyanti melanjutkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dengan memandang kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terutama Puskesmas yang sesuai standar, maka pada tahun 2024 ini Pemko Banjarbaru melakukan relokasi.

“Relokasi Puskesmas Banjarbaru itu ke tempat baru yang berlokasi dibekas pasar Bauntung Banjarbaru sebagai komitmen peningkatan pelayanan kesehatan untuk menjadikan masyarakat sehat,’ ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Aditya menyampaikan bahwa hari ini bersama-sama dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas di lahan eks pasar Bauntung Banjarbaru.

“Dimana pembangunan Puskesmas ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucapnya.

Orang nomor satu di Kota Banjarbaru ini menyebutkan bahwa pembangunan akses kesehatan adalah bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang tinggi-tingginya.

Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut lanjut Aditya merupakan upaya seluruh potensi masyarakat dan pemerintah untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan kesehatan maka diperlukan dukungan dari sistem kesehatan nasional.

“Dan sistem ini berperan sebagai acuan dalam penyusunan Undang-Undang kesehatan juga dalam penyusunan berbagai kebijakan pedoman arah pelaksanaan Kesehatan,” tandasnya.

Turut berhadir dalam acara peletakan batu pertama, unsur Forkopimda dan pejabat di lingkup pemerintah kota Banjarbaru serta vendor proyek pembangunan Puskesmas Banjarbaru Selatan.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60