Manajemen Angkasa Pura I Kucurkan Rp 50 juta untuk Pulau Curiak

GM Bandara Internasional Syamsudin Noor, Dony Subardono menyerahkan bantuan TJSL diterima oleh Ketua SBI Kalsel Amalia Rezeki (Foto :Ist)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Manajemen Angkasa Pura I wujudkan aksi nyata bangun lingkungan di Pulau Curiak dengan aksi tanam pohon dan peresmian bantuan pembangunan spot edukasi.

Bantuan tanggungjawab sosial dari PT Angkasa Pura I berupa pembangunan space ground (spot edukasi) Pulau Curiak yang menjadi wilayah ekowisata dikelola oleh Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) diserahkan oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor. Bantuan yang dikucurkan sejumlah Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

“Kalimantan Selatan memiliki satwa endemik, yaitu Bekantan yang kelestariannya harus kita usahakan bersama. Sebagai wujud kepedulian dan cinta lingkungan, kami berupaya untuk turut serta dalam pembangunan Pulau Curiak sebagai pusat riset hewan endemik ini”, terang Dony Subardono, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Selasa (28/11).

GM Bandara Internasional Syamsudin Noor bersama Ketua SBI menanam pohon Rambai di Pulau Curiak (Foto:Ist)

Tidak hanya penyerahan bantuan, bertepatan dengan hari menanam pohon Indonesia, Manajemen Angkasa Pura I bersama Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia melakukan penanaman 100 bibit Mangrove Rambai di Pulau Curiak.

“Kami pilih jenis pohon rambai untuk ditanam di kawasan Pulau Curiak karena varietas ini adalah makanan untuk Bekantan. Harapannya melalui 100 bibit pohon yang ditanam hari ini dapat menyumbang kelangsungan hidup Bekantan di masa depan,” ungkap Dony.

Pada kesempatan ini turut berpartisipasi rombongan mahasiswa dari University of Newcastle, Australia dalam kegiatan konservasi Bekantan di Pulau Curiak.

“Melalui kegiatan ini, Manajemen Angkasa Pura I sekaligus mempromosikan kearifan lokal dari bumi Banua,” pungkas Dony.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60