Ruang Ramah Anak Salah Satu Indikator Penilaian KLA

Ketua Gugus Tugas KLA kota Banjarbaru M Kanafi saat memberikan sambutan (Foto :EDH)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Penilaian Kota Layak Anak (KLA) ada 24 Indikator salah satunya adalah Penyediaan Ruang Ramah Anak di Perkantoran. Selain itu juga ada penanganan masalah anak, infrastruktur yang ramah anak yang harus ditingkatkan.

Hal itu, disampaikan M Kanafi Ketua Gugus Tugas KLA usai kegiatan Rapat Gugus Tugas Kota Banjarbaru tahun 2023 di Aula Sekretariat TP PKK Jl Taman Gembira Barat Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru, Senin (29/5).

Menurutnya, penilaian mandiri sudah bagus mendekati 1000. “Hanya saja nanti mungkin evidence yang kita siapkan disetiap stake holder yang ada, dan evidence ini adalah bukti-bukti bahwa kita sudah melakukan,”ujarnya.

Ia melanjutkan, bahwa semua itu harus kita siapkan bersama-sama. “Kita akan mempunyai target adalah Utama, tetapi sebagai batu loncatan adalah ketingkat Nindya dulu. Dan berdasarkan hasil penilaian mandiri itu sudah terpenuhi,”ungkap Kanafi yang juga kepala Bapeda kota Banjarbaru ini.

Senada dengan Ketua Gugus KLA, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPMPPA) Dra Sri Lailana mengatakan bahwa untuk target Kota Banjarbaru adalah Utama, tetapi untuk penilaian mandiri atau asesmen dari 1000 sudah 946 lebih.

“Mudah-mudahan verifikasi lapangan untuk layak anak yang terjadwalkan oleh kementrian PPA tanggal 31 Mei besok, penilaian mandiri yang kita lakukan ini minmal sama nilainya,” tuturnya.

Dan kalaupun ternyata lanjutnya, ada yang belum terpenuhi. Penurunan nilai itu tidak terlalu jauh. “Harapan kita paling tidak Banjarbaru naik kelas Kota Layak Anaknya, dari strata Madya minimal ke Naindya,”pungkasnya.

Turut hadir dalam acara Rapat Gugus Tugas KLA, Kepala Pengadilan Negeri Kota Banjarbaru Benny Sudarsono SH MH, Kepala Pengadilan Agama Hj Lia Auliyah SHI MH serta para undangan.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60