Peserta Muskomwil V APEKSI Kunjungi Rumah Disabilitas

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Kegiatan peserta Musyawarah Komisariat Wilyah (Muskomwil) V Regional Kalimantan mengunjungi rumah Disabilitas Tunanetra Jalan Trikora Banjarbaru, Selasa (6/12/2022).

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Arifin beserta peserta APEKSI melakukan kunjungan ke rumah Disabilitas binaan pemerintah kota Banjarbaru yang dibangun sekitar tahun 2017 lalu.

Muat Lebih

Ovie panggilan orang nomor satu di kota Banjarbaru ini menyebutkan bahwa di Banjarbaru ada yang namanya Home Care. Ini adalah upaya tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat yang langsung datang ketempat, baik untuk para Lansia maupun para Disabilitas.

BACA JUGA:  MTQ Nasional Kalsel XXXIII Tanah Bumbu Bakal Diikuti 1000 Peserta

“Jadi para Dokter atau petugas medis bergantian untuk langsung memberikan pelayanan kesehatan baik kepada para Lansia maupun mereka penyandang Disabilitas,”terang Ovie.


Dia melanjutkan, selain itu juga termasuk bagi masyarakat yang tidak mampu atau memilik penyakit tertentu, misalnya stroke atau lumpuh dan lain-lain. Ini masyarakat tidak perlu untuk datang kerumah sakit atau puskesmas. Tetapi petugaslah yang akan datang.

“Pemko banjarbaru juga memberikan Insentive sebesar 200 ribu perbulan untuk Disabilitas dan pada Dinas Sosial bantuan paket sembakao setiap bulannya sekitar 150 ribu kalau dihitung dengan uang,”ungkap Ovie.

Dan termasuk untuk Lansia serta kaum Disabilitas juga lanjutnya, kita memberikan makanan siap saji setiap hari atau 2 kali sehari dan ini sudah berjalan dari tahun kemaren.

BACA JUGA:  Balon Walikota Banjarbaru Hadiri Haul Tuan Guru Bangil

“Semoga ini bisa dinikmati warga Disabilitas dan Lansia di Kota Banjarbaru, dalam rangka meningkatkan taraf hidup mereka,”pungkas Ovie.

Sementara itu, Ketua Bapeda Kota Banjarbaru H Hanafi menyebutkan untuk rumah Disabilitas Netra ditempati sekitar 32 keluarga. Perumahan yang cukup tenang dan bagus dengan diisi berbagai kegiatan keagamaan dan pelatihan.

“Jadi setelah mereka dirasa cukup mampu untuk mandiri, kami persilakan untuk berdikari. Tetapi apabila mereka masih belum mampu kami tetap menampung mereka,”pungkasnya.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait