ANBK ini diikuti 45 orang siswa kelas XI Tahun Pelajaran 2022/2023 SMK-PP Negeri Banjarbaru ditambah 5 orang sebagai cadangan. Siswa peserta berasal dari Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian.
Dijelaskan oleh Fibrian Hendra Kusuma, selaku Ketua ANBK SMK-PP N Banjarbaru, “ANBK sendiri merupakan bentuk asesmen sebagai pengganti Ujian Nasional, dimana dalam ANBK ini yang dinilai adalah satuan pendidikannya”, Terangnya.
Lanjut Fibrian, “Peserta ANBK ini merupakan sebagian siswa yang dipilih secara sampling random melalui data di Dapodik, sehingga tidak semua siswa ikut asesmen ini”, Pungkasnya.
ANBK di SMK-PP N Banjarbaru sendiri dilaksanakan di Laboratorium Komputer dan Laboratorium Bahasa SMK-PP N Banjarbaru. Bentuk Asesmen berupa Pilihan ganda, Pilihan Ganda Kompleks, Menjodohkan, Isian Singkat, dan Uraian.
Di kesempatan terpisah Kepala SMK-PP N Banjarbaru, Budi Santoso menambahkan, “Pada simulasi Asesmen Nasional kali ini merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan Pendidikan”, Terangnya.
Asesmen dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini siswa akan di uji yang terdiri dari 3 instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar.
Kegiatan di atas adalah salah satu program untuk mencetak SDM Pertanian yang unggul dan berdaya saing, Kementerian Pertanian terus melakukan gebrakan. Selain melalui pelatihan vokasi yang baru-baru ini serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia, Kementan mendorong melalui pendidikan vokasi yang juga menjadi kunci terhadap cikal bakal lahirnya petani milenial.
Sumber : SMK PP Banjarbaru



















