Ia juga berharap digelarnya sosialisasi ini bisa memotivasi dan dapat melestarikan budaya-budaya serta Budaya Banua dan Kearifan Lokal ini bisa disisipkan di pelajaran Muatan Lokal (Mulok) di Sekolah.
“Semoga bisa memotivasi juga dapat melestarikan budaya-budaya di wilayah kita dan dapat meningkatkan peran anak di Banua, serta Budaya Banua dan Kearifan Lokal ini bisa disisipkan dalam pelajaran Muatan Lokal (Mulok) di Sekolah,” harapnya.

Noorhalis Majid juga berpendapat sosialisasi ini sangat bagus karena masih banyak orang yang belum mengetahui tentang Perda, dengan partisipasi masyarakat maka upaya untuk membangun kebudayaan bisa lebih maksimal.
“Saya kira sangat efektif karena yang menjadi ancaman daripada kebudayaan inikan masyarakat karena dalam kebudayaan tidak ada ruang kosong, kalau kita tidak memperkuat kebudayaan kita maka kebudayaan orang lain yang akan masuk, kita harus memperkuat agar jati diri kita sebagai orang Banua betul-betul kuat terutama menghadapi berbagai tempuran, perubahan di zaman media sosial yang sangat kuat,” pungkasnya.
Editor: Aditya
Foto: Humas




















