Perkuat Teaching Factory, Kementan Cetak SDM Pertanian Andal

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Palangkaraya – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggencarkan Program Regenerasi Petani dengan memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani atau menjadi wirausaha pertanian.

Salah satu cara memfasilitasi yaitu dengan pemanfaatan dan pengembangan Teaching Factory (Tefa) di sekolah pendidikan vokasi pertanian yang ada di Indonesia. Program ini sendiri dilaksanakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan.

Hal ini dijelaskan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) Kementan, “Perlu adanya Lembaga Pendidikan Pertanian yang berfungsi sebagai wadah untuk mencetak tenaga SDM Pertanian yang handal, professional, maju, mandiri dan modern karena pengelolaan pertanian saat ini harus dilakukan dengan melibatkan teknologi”, ujar Mentan SYL.

BACA JUGA:  Rusdi Hartono Ingatkan Pencari dan Penjual Anakan Ikan Air Tawar Terancam Hukuman Pidana

Senada dengan arahan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa “Mesin cetak SDM unggulan ada di Lembaga Pendidikan. Kementerian Pertanian punya Lembaga Pendidikan vokasi. Lembaga pendidikan ini berperan penting membentuk Generasi muda milenial sebagai pelaku pertanian yang maju, mandiri dan modern”, katanya.

Pelaku pertanian yang link dan match dengan dunia usaha/dunia industri. Sehingga ketika lulus, langsung terjun sebagai petani milenial andal, kreatif dan berdaya saing, serta mampui bekerja professional sebagai insan pertanian yang mampu menggerakan produktivitas pangan ke arah ekspor dan menjadikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

“Pendidikan vokasi pertanian memiliki tujuan untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, qualified job creator atau bisnis entrepreneurship yang tinggi, itu sudah merupakan keharusan,” tuturnya lagi.

Pos terkait