Diikuti 120 Peserta, Kemenperin dan Komisi VII DPR RI Gelar Bimtek WUB

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Anggota komisi VII DPR RI H Hasnuryadi Sulaiman bersama Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) Republik Indonesia menggelar bimbingan teknis (Bimtek) penumbuhan dan pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil dan Menengah (IKM)

Bimbingan teknis ini berlangsung di sebuah Hotel Jalan A Yani kilometer 5, Senin (21/3/2022), yang bertujuan untuk menciptakan berbagai bidang usaha baru di Kalimantan Selatan

Sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan, dan Pengembangan Wira Usaha Baru (WUB) Industri Kecil Menengah (IKM) di Kalimantan Selatan. Bimtek tersebut diselenggarakan langsung oleh Anggota Komisi VII DPR RI, H Hasnuryadi Sulaiman bersama Kementrian Perindustrian.

Ada 5 daerah yang menjadi sasaran bimtek WUB IKM oleh DPR RI dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berlangsung selama 4 hari kedepan.

Adapun 5 daerah tersebut, Kata Bang Hasnur, meliputi warga yang berasal dari 5 Kabupaten/kota diantaranya Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten, Kotabaru, Tanah Laut dan Tanah Bumbu.

“Setiap daerah diberikan bimbingan teknis yang berbeda-beda tentang cara WUB IKM dengan 12 jenis usaha yang akan di kembangkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Hasnur menjelaskan bahwa ada 12 WUB IKM yang akan coba dikembangankan, di Kalsel.

Di antaranya jasa reparasi AC, perbengkelan roda dua, makanan ringan, pembuatan roti, furniture kayu, dan olahan batik.

Kemudian juga ada pembuatan sabun dan shampoo, konveksi, bordir, olahan ikan, jasa reparasi handphone dan kapal rakyat.

“Kami sudah survey jenis usaha apa yang bisa dikembangkan sehingga menghasilkan 12 WUB IKM tersebut, terutama di daerah Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru,” katanya.

Tidak hanya memberikan meteri, agar WUB IKM tersebut dapat tumbuh dan berkembang di Kalsel, Hasnur mengaskan bahwa pihaknya bakal melakukan pendampingan kepada para peserta.

“Kami juga akan melakukan pendampingan, jadi tidak dilepas begitu saja usai Bimtek ini, supaya bisa tumbuh dan berkembang WUB IKM di Kalsel. Mungkin kendalanya adalah modal, nanti ini juga akan kami bicarakan saat pendampingan,” ujar Hasnur.

Diharapkannya kegiatan tersebut bisa membantu mengembangan usaha peserta, bagi yang sudah memiliki usaha.

Sementara bagi peserta yang baru ingin terjun ke dunia usaha, diharapkan bisa segera memulai usahanya tersebut.

“Agar para peserta ini bisa memberikan lapangan pekerjaan kepada lingkungan sekitarnya, sehingga bisa berkontribusi menggerakan roda perekonomian di Kalsel,” harapnya.

Khusus di Kota Banjarmasin sendiri ada enam WUB IKM yang akan coba dikembangankan, di antaranya jasa reparasi AC, perbengkelan roda dua, makanan ringan, pembuatan roti, furniture kayu, dan olahan batik atau sasirangan.

“Selain kami memberikan materi yang bersifat kewirausahaan, nanti juga ada materi yang sifatnya ke arah teknis produksi, pemasaran, serta hal-hal yang berkaitan dengan menejemen,” jelas Budi Hartono, Koordinator Program Kementrian Perindustrian RI.

Budi pun mengharapkan para peserta nantinya dapat mengimplementasikan, ilmu yang telah mereka dapat selama mengikuti Bimtek tersebut.

“Sehingga nantinya bisa mengasilkan produk yang memiliki daya saing, dengan kualitas bagus,” harap Budi.

Reportet : Ahmad Syarif
Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait