Pertamina Kembangkan Desa Wisata Pulau Curiak dalam Meraih Kandidat Emas PROPER 2021

Bekantan Resque Center, Restorasi mangrove Rambai selama 5 tahun, stasiun riset hutan Mangrove, ekowisata hutan Mangrove rambai dan habitat Bekantan menjadi fokus Pertamina dalam pengembangan di Pulau Curiak.

Tahun 2020 efek dari Pandemi Covid-19 berdampak pada sektor parawisata tidak terkecuali ekowisata di Pulau Curiak untuk masyarakat disekitar anjir muara di mana kawasan hutan Mangrove ini berada.

Pertamina bersama SBI tidak berdiam diri, berinovasi untuk memberdayakan masyarakat yaitu berupa pelatihan “pengolahan ikan Seluang” menjadi produk bernilai lebih serta mengadakan pelatihan “tur gaet”untuk menyiapkan siap menghadapi masyarakat pasca pandemi.

Pertamina bersama SBI telah berhasil mendukung Pariwisata berkelanjutan Provinsi Kalimantan Selatan. Program ini berhasil menjadikan desa Anjir Serapat Muara dari desa tertinggal menjadi desa berkembang.

“Pengembangan ekowisata konservasi Bekantan memberikan dampak positif yang luar biasa, tidak hanya dari aspek ekonomi namun juga aspek sosial budaya serta aspek Sosial Ekonomi,”ujar Amalia Rezeki ketua Yayasan SBI.

Suyanto mengucapkan terimakasih kepada Pertamina dan SBI yang mengembangkan desa wisata juga memberikan pelatihan serta pemahaman dalam pengembangan desa kreatif.

“Ini akan meningkatkan taraf hidup kelompok-kelompok didesa kami atau kelompok desa lainnya. Kami bangga dan mengucapkan terimakasih kepada Pertamina,”tutupnya.
Sumber Youtube Pertamina: https://youtu.be/e0RSvBeK8KY

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait