Keterbatasan Fisik tidak Membuat Sigit Patah Semangat dalam Berusaha

  • Whatsapp
Sigit ketika memberi pakan di Kolam Bioplok bersama istri

Wartaniaga.com, Banjarbaru –Hidup seseorang sudah ditentukan oleh Allah SWT, ada yang dilahirkan sempurna dan ada juga yang tidak sempurna. Itulah takdir Sang Maha Pencipta kepada MahlukNya sehingga ia tetap hidup sesuai dengan keadaanya.

Terlahir dengan keaadaan tidak mempunyai penglihatan adalah merupakan takdir dari sang Khalik kepada Sigit Kurniawan yang selalu berusaha untuk menjalani kehidupannya bersama Maskanah seorang isteri yang dia cintai.

Dia mempunyai prinsip selama orang mau berusaha, Insya Allah ada kemudahan yang diberikan oleh yang Maha Kuasa.

Sebelum pandemi Sigit berprofesi menjadi juru pijat yang terlatih, sehingga dia mempunyai penghasilan yang cukup untuk membiayai keluarganya paling tidak untuk makan dan sewa rumah.

BACA JUGA:  Wakil Ketua Dewan Kalsel Batal Miliki Mobil Rp 1,8 Milyar

Anak dari pensiunan Tentara ini pun mencoba mencari penghasilan lain dengan beternak ikan Lele. Bersama teman-temannya yang tergabung dalam Yayasan Kesehjateraan Tuna Netra Nusantara (YKTN) berswadaya membeli bibit ikan lele sebanyak 5000 ekor.

Dikolam berukuran 4×6 kolam terpal dengan lahan dipinjami orang mereka mencoba beternak lele tersebut, karena kurang berpengalaman akhirnya Lele yang dipelihara bayak yang mati. Hanya sekitar 300 ekor yang masih hidup itupun hanya dibagi-bagikan kepada tetangga mereka.

Kegagalan pertama tidak membuat Sigit dan teman-teman putus asa, tetapi menjadi pelajaran untuk intropeksi atas kegagalan tersebut. Kebetulan waktu itu di YKTN kedatangan Aditya Mufti Ariffin sewaktu masih menjadi anggota DPR sekitar tahun 2018 lalu.

Pos terkait