Keterbatasan Fisik tidak Membuat Sigit Patah Semangat dalam Berusaha

  • Whatsapp
Sigit ketika memberi pakan di Kolam Bioplok bersama istri
L

Tetapi karena pengalaman memelihara Nila belum ada, hasilnyapun tidak semestinya yang diharapkan, bukan berarti gagal total dan dianggap merugi.

Berdasarkan pengalaman gagal, Sigit sambil berkonsultasi dengan Hilmi dan atas bimbingannya mereka pun berhasil panen beberapa hari yang lalu.

“Dari hasil yang kami panen beberapa hari yang lalu hasilnya cukup bagus kemudian setelah dijual, kami belikan kembali bibit Nila untuk tahap berikutnya sebanya 700 ekor,”terangnya.

Dia berharap kepada teman-teman yang bernasib sama dengannya dengan keberhasilan ini meskipun masih berskala kecil bisa memotivasi mereka agar mempunyai penghasilan tambahan.

“Bagi kami kaum tunanetra jangan hanya sekedar diberi saja, tetapi kami juga punya potensi yang harus dikembangkan. Kendala kami misalnya adalah tidak mempunyai lahan, sedangkan saat ini kami menyewa dan sewaktu-waktu mungkin yang punya lahan akan memakainya,”paparnya.

BACA JUGA:  Pemko Banjarmasin Anggarkan 32 M, Buat Pilkada

Dia berharap ada Donatur yang Dermawan meminjami tempat untuk mereka kelola, sehingga banyak para tunanetra tertolong kesejahteraanya.

“Kalau kita diberi duit pasti habis, tetapi bila diberi usaha kan bisa jalan terus dan lebih banyak lagi peluang usaha bagi kami untuk membantu penghasilan dengan usaha yang lebih baik,”tutupnya.

L

Pos terkait