Balangan Berhasil Turunkan Status PPKM Menjadi Level 1

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Paringin – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Balangan kembali berhasil menurunkan status PPKM yang sebelumnya level 2 kini menjadi level 1.

Plt Kepala BPBD Balangan sekaligus Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Balangan H Rahmi saat dikonfirmasi Selasa (5/10/2021) membenarkan, bahwa saat ini status PPKM di Balangan turun ke level 1.

“Iya benar Balangan turun ke level 1, informasi ini sudah kami laporkan ke Ketua Satgas yaitu Bupati Balangan H Abdul Hadi serta anggota tim satgas lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan H Rahmi, bahwa PPKM level 1 berlaku mulai hari ini per tanggal 5 Oktober sampai dengan 18 Oktober nanti.

Menurutnya, untuk ketentuan di level 1 dengan level 2 hampir tidak ada perbedaan, namun ini adalah hasil dari penilaian dari tim satgas covid-19 pusat bahwa Balangan benar-benar serius dalam menangani covid-19.

BACA JUGA:  Warga Difabel di Tala Dikasih Sosialisasi Soal Pilkada

“Alhamdulillah Balangan bisa melakukan pengendalian terkait covid-19 ini sesuai dengan indikator yang telah ditentukan,” ujarnya.

Memasuki level 1, maka selanjutnya akan ada lagi level yang akan dituju yaitu level kehidupan normal kebiasaan baru.

Diungkapkan H Rahmi, bahwa Balangan akan terus berupaya menurunkan status PPKM ke level yang paling bawah yaitu kehidupan normal kebiasaan baru.

“Mudahan dalam waktu dua minggu kedepan level PPKM di Balangan akan kembali turun, tentu saja dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk tetap terus menjalankan prokes,” harapnya.

Masih menurut H Rahmi, bahwa strategi yang masih menjadi fokus dijalankan untuk menurunkan kasus covid-19 ini adalah vaksinasi untuk semua kalangan.

Hal tersebut sesuai dengan arahan dari tim satgas covid-19 pusat bahwa sasaran vaksinasi untuk umum diharapkan mencapai 50 persen, sementara untuk lansia 60 persen.

BACA JUGA:  Bupati HSU Monitor Penegakan Disiplin Cegah Covid-19.

“Ini target kami kedepan, mudahan dengan vaksinasi ini kasus covid-19 di Balangan terus bisa dikendalikan,” pungkasnya.

Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Nirma Hafizah

L

Pos terkait