Wabup HSS Syamsuri Arsyad: Jaga dan Jangan Rusak Alam Loksado

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Kandangan- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sosialisasikan Darf peraturan daerah (Perda) Adat Kabupaten HSS di wilayah Kecamatan Lokasado. Sabtu (25/9).

Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad mengatakan sebagai salah satu unsur dalam masyarakat Indonesia, keberadaan masyarakat adat telah diakui oleh negara.

Masyarakat adat diberikan kewenangan dalam hal mengatur adat istiadat masing-masing, selama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara.

Guna penyusunan Perda tersebut, maka dilaksanakan pembahasan serta sosialisasi terkait Perda tersebut, baik kepada masyarakat adat setempat, maupun kepada masyarakat umum.

Hal ini agar terjadi saling menghormati dan menghargai serta dapat memenuhi keinginan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Bunda Sri dan TP PKK Bantu Korban Kebakaran Komplek Maritam

“Perda adat ini menjadi sesuatu yang dihajatkan masyarakat Loksado, sehingga pembahasan cukup lama dan dinamis,” bebernya.

Ia menjelaskan kalau memang ada yang bertentangan, barangkali perlu dicarikan formulasi yang tepat. Sehingga tidak ada pelanggaran peraturan perundang- undangan.

“Mudah-mudahan apa yang diharapkan bisa benar-benar hari ini terlaksana dan tuntas. Pada waktunya nanti akan dibahas secara langsung di Legislatif dan Eksekutif mudah-mudahan cepat selesai,” lanjut Wabup.

Syamsuri juga berpesan, agar pegunungan Meratus di wilayah Loksado bebas dari wilayah tambang yang merusak lingkungan.

Karena, kalau Loksado dirusak akan berpengaruh dan sangat berpengaruh besar terhadap masyarakat Loksado sendiri dan warga HSS yang ada di Hulu.

BACA JUGA:  Perbaikan Jalan Sepanjang 148 Km, Masyarakat Diminta Bersabar

“Kita semua harus bersama menjaga dan menolak terhadap perusakan lingkungan di wilayah Loksado dan sekitarnya,” imbuh Wabup.

Reporter : Amutz
Editor: Aditya

L

Pos terkait