“Total kredit dan pembiayaan yang dikucurkan oleh perbankan nasional hanya 20 persen dari total kredit dan pembiayaan. Di sini letak arti pentingnya kehadiran Bank Syariah Indonesia, untuk membela rakyat yang ada di lapis bawah,” ungkap Buya Anwar Abbas.
Buya Anwar Abbas pun menekankan bahwa agenda keberpihakan BSI pada keadilan harus benar-benar dijalankan. Termasuk membina usaha-usaha kecil yang selama ini dinilai tidak bank-able sehingga kesejahteraan benar-benar merata di semua lapisan masyarakat.
“Kita menunggu aksi dan implementasi BSI. Kalau bisa BSI juga jemput bola pada pengusaha-pengusaha FOKAL IMM,” demikian Buya.
Sumber : JMSI Pusat




















