Fauzan Zidni Nahkodai BPI Periode 2026-2030

Wartaniaga.com, Jakarta – Badan Perfilman Indonesia (BPI) gelar Musyawarah Besar di Gedung Film Jl. Letjen M.T. Haryono No.Kav. 47 48, RT.3/RW.3, Cikoko, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Sabtu 11/04/2026.

Produser sekaligus eksekutif produser kawakan, Fauzan Zidni, resmi terpilih sebagai Ketua Umum BPI untuk masa bakti 2026-2030.

Sosok Fauzan Zidni bukanlah nama asing di balik layar kesuksesan sinema tanah air. Rekam jejaknya mencakup sederet karya ikonik yang tidak hanya berjaya di pasar domestik, tetapi juga di kancah internasional. Sebut saja *Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, Perang Kota, Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta, Tukar Takdir, hingga ,Republik Twitter

Sambutan Hangat dari Pelaku Industri

Terpilihnya Fauzan disambut optimisme tinggi oleh berbagai asosiasi profesi. Ardian S. Perkasa yang berprofesi sebagai sutradara dan penulis skenario, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Sineas Sutradara Film dan Televisi Indonesia (SSFTI) sekaligus Ketua Umum Persatuan Insan Film Bersatu (PIFB), menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas terpilihnya Fauzan.

“Kami menyambut baik terpilihnya Fauzan Zidni. Beliau adalah sosok yang memahami ‘denyut nadi’ industri ini, baik dari sisi artistik maupun manajerial,” ujar Ardian.

Harapan Besar untuk Pola Perubahan

Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, Ardian menaruh harapan besar agar BPI di bawah komando Fauzan mampu membawa perubahan fundamental bagi ekosistem perfilman Indonesia. Ia menitipkan pesan menyentuh bagi masa depan industri.

“Film bukan sekadar deretan gambar di layar, ia adalah jiwa dan identitas bangsa yang kita titipkan pada setiap frame-nya,” tutur Ardian.

Ia berharap BPI mampu menjadi rumah yang kokoh bagi seluruh insan film, dengan pola perubahan yang konkret:

Sinergi Tanpa Sekat Menghapus batasan antara berbagai asosiasi demi kemajuan kolektif.
Perlindungan Kreator Memastikan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi setiap pekerja seni di dalamnya.
Akselerasi Global Membawa karya anak bangsa lebih jauh lagi ke panggung dunia dengan dukungan kebijakan yang tepat sasaran.

“Harapan saya, BPI periode ini tidak hanya menjadi administrator, tapi menjadi napas yang menghidupkan mimpi-mimpi para sineas muda. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik balik untuk perubahan pola pikir: dari sekadar bertahan, menjadi pemenang di rumah sendiri dan disegani di dunia internasional,” pungkas Ardian S. Perkasa.

Dengan terpilihnya Fauzan Zidni, industri kini menanti langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk memastikan industri perfilman Indonesia tetap relevan, inklusif, dan terus bertransformasi ke arah yang lebih maju.

Reporter : Nathan
Editor: Aditya

Pos terkait