Wapres : 22.000 Insan Pers Sudah Divakasin

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Jakarta- Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin menuturkan sudah lebih dari 22.000 orang insan pers di Indonesia telah divaksin. Hal ini diungkapkannya saat menjadi keynote speaker pada PWI Bermunajat “ Mengetuk Pintu Langit” yang diselenggarakan secara online oleh PWI Pusat, Sabtu (24/7).

“ Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan RI, sudah 22.300 insan pers di Indonesia mendapatkan vaksinasi dan 14.358 orang sudah mengikuti vaksin yang kedua kalinya,” ujarnya di Jakarta.

Menurutnya, hingga pertengah Juli ini sudah ada 40 juta penduduk Indonesia yang telah divaksin. “ Target kita 70 persen penduduk Indonesia,” tambah Wapres.
Dirinya juga mengajak insan pers untuk bersama pemerintah mensukseskan dan mensosialisasikan gerakan vaksinasi nasional agar target 70 persen tersebut cepat tercapai.

BACA JUGA:  Pengurus JMSI Pusat Sowan ke Pjs Gubernur Sulut

“ Peran pers sangat diharapkan dapat membantu menginformasikan terkait edukasi protokol kesehatan, perkembangan covid-19, PPKM dan suksesi program vaksinasi nasional. Kita berharap berita yang dibuat benar-benar fakta bukan hoax” harap Ma’ruf Amin.
Dikatakannya, masih ada media yang mengejar klikbet sehingga membuat berita yang tidak benar dan mengindahkan kode etik jurnalistik.

“ Hingga 16 Juli 2021 ini, Kominfo menemukan dan mencatat 2.027 berita hoax tentang covid-19 yang dimuat oleh berbagai media massa,” paparnya.
Pada kesempatan ini, Wapres juga menghimbau kepada insan pers untuk saling peduli dan berempati kepada sesama.

“ Mari kita saling berempati kepada sesama, masyarakat, aparat san saling tolong menolong agar negara ini cepat terbesar dari pandemi,” katanya.
Ia juga optimis dengan saling menyatukan langkah, bahu-membahu, maka pandemi ini akan cepat berlalu.

BACA JUGA:  IKWI Jaya Berbagi, "Pandemi Bukan Halangan untuk Terus Berbagi

Selain Wapres KH Ma’ruf Amin, PWI Bermunajat “ mengetuk Pintu Langit” ini juga menghadirkan Ketua PWI Pusat, Atal S Depari, Ketua Dewan Pers, M Nuh dan Da’i Nasional , Ust Da’ad Latief.

 

Editor : Didin Ariyadi

L

Pos terkait