Pokir Harus Disesuaikan dengan Kemampuan Keuangan Daerah

  • Whatsapp
Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Pokok Pokok Pikiran (Pokir) yang diusulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dari hasil reses harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menjelaskan pada dasarnya Pemerintah Provinsi Kalsel menyetujui pokir yang diusulkan, akan tetapi harus mengingat kondisi keuangan daerah.

“Nanti kita lihat kemampuan keuangan daerah sampai akhir tahun, apakah nantinya pokir dapat berjalan,” bebernya.

Lanjutnya, terkait jumlah pokir yang diusulkan dirinya tidak sependapat, nantinya bakal tergantung keuangan daerah.

“Pada prinsipnya harus sesuai dengan kebutuhan dan hukum yang berlaku,” kayanya.

Selain itu, dirinya menyebutkan Pemerintah Provinsi Kalsel mengalami Divisit anggaran kurmag lebih Rp 200 milyar untuk pembayaran alat kesehatan.

BACA JUGA:  Paman Birin Bentuk Satgas Cegah Karhutla Kalsel

“Meningkatkan PAD menjadi prioritas kita saat ini,” jelasnya.

Selanjutnya, apabila PAD dapat ditingkatkan, otomatis penyelenggaraan program kerja dapat berjalan dengan lancar.

Oleh karena itu, pengoptimalan pajak daerah harus dilakukan dengan lebih baik lagi, sehingga pemasukan daerah dapat meningkatkan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK mengatakan pihaknya memahami kondisi pada masa sekarang, yang mana masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Diutamakan yang prioritas terlebih dahulu,” ucapnya.

Ia menjelaskan program kerja yang tidak bisa ditunda, harus segera dilaksanakan dan jangan sampai mengalami gangguan.

“Kita harus sinergikan anggaran, baik dari Kabupaten Kota, Provinsi dan Pemerintah pusat,” imbuhnya.

Editor: Aditya

L

Pos terkait