Di Idul Fitri, 2 Kabupaten di Kalsel Dilanda Banjir

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin-Curah hujan yang cukup deras mengakibatkan dua kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) dilanda banjir. Satu di desa Sekapuk, Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu tepatnya jalan provinsi km 186 dan di desa Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Menurut laporan Bripka Heri Setiawan Kepolisian Sektor Satui Tanah Bumbu, air yang menggenang di jalan sekitar 600 meter dengan ketinggian genangan mencapai 80cm. Air yang tergenang didekat Jembatan yang belum selesai, kemungkinan daerah ini termasuk dataran rendah sehingga dengan adanya curah hujan yang tinggi mengakibatkan air meluber ke jalanan.

“Bagi masyarakat yang meliwati daerah ini agar berhati-hati karena genangan air yang melintas jalan cukup deras dan ketinggian hampir 80cm,”himbaunya.

BACA JUGA:  Paman Birin Tampung Aspirasi Sembari Membagi Sembako

Sementara itu di desa Haruyan air dari Lok Laga ketinggian hampir sepinggang orang dewasa tadi malam.

Menurut warga dalam akun medsosnya air yang meluber akibat curah hujan yang cukup deras di pegunungan, sehingga air yang berada disungai lok laga tidak bisa menampung sampai meluber ke kampung sekitar.

Sebelumnya, Arif penjaga bendungan Muui Darat menyampaikan bahwa tadi malam debit air di bendungan sudah tidak bisa menampung karena banyaknya air dan derasnya diperkirakan akan membanjiri desa sekitarnya.

“Untuk daerah Haruyan dan sekitarnya dihimbau agar waspada datangnya air yang sangat deras dan melimpah sehingga bendungan tidak bisa menampung lagi,”himbaunya.

Sementara dihubungi terpisah pagi ini, Kalak BPBD Kabupaten HST Budi Hariyanto mengatakan, sehabis magrib air yang menggenang sampai ke rumah masyarakat 5-10cm dikarenakan curah hujan cukup deras didaerah pegunungan.

BACA JUGA:  Kembali,  Partai Golkar  HSU Bagikan  Sembako

Sedang untuk didaerah kecamatan telaga langsat Kandangan tidak terlalu deras, sehingga air menuju literasi dataran yang lebih rendah.

Namun kondisi saat ini air sudah mulai surut dan warga sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Dan untuk warga sudah cukup memahami dengan menempatkan barang ke tempat yang lebih tinggi, ini pengalaman sewaktu bulan Januari tadi.

Saat ini BPBD tidak menetapkan status siaga untuk masyarakat hanya waspada melihat kondisi selanjutnya.

“Untuk masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di bantaran sungai jangan panik apabila melihat kondisi air mulai naik segera mengevakuasi diri dan keluarga serta barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi atau aman.”pungkasnya.

Untuk Data KK terdampak banjir Kamis tgl 13 Mei 2021 di wilayah Kecamatan Haruyan yaitu Desa Haruyan 169 KK, Desa Lok Buntar 50KK, Desa PHD 3 KK, Desa Haruyan Seberang 376KK, Desa Mengunang 13 KK dan jumlah keseluruhan sebanyak 611KK.

BACA JUGA:  Lepas Zona Merah, Protokol Kesehatan di Kota Banjarmasin Terus Digalakkan

Tambahan untuk kondisi di desa Pangambau Hilir Luar (PHL) sekitar jam 5.00 wita banjir kiriman dari Haruyan menggenangi perumahan masyarakat dan saat ini air sudah mulai surut, desa PHL terdampak 15 Kepala Keluarga.

Reporter : Edy Dharmawan
Editor : Ahmad Yani

L

Pos terkait