Sampah dan Enceng Gondok Kembali Cemari Sungai di Banjarmasin

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Sudah menjadi fenomena setiap tahunnya jika memasuki musim hujan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan khususnya di daerah Hulu.

Sungai Martapura Kota Banjarmasin terancam sampah kiriman berupa ranting dan batang pohon bercampur eceng gondok kiriman dari Hulu Sungai.

Bukan hanya itu, ancaman sampah kiriman juga kerap mengganggu aktifitas masyarakat yang sebagian masih mengandalkan jalur transportasi sungai Martapura.

Sebab, sebagian besar sampah tersangkut di bawah Jembatan Pasar Lama dan sebagian tersangkut di bawah Jembatan Antasari hingga tidak bisa dilalui Kapal kecil atau Kelotok.

Dikonfirmasi masalah ini, Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Hizbulwathoni mengatakan sudah punya rencana untuk mengatasinya agar tidak terulang.

BACA JUGA:  PWNU Kalsel Himbau Tidak Sholat Ied di Masjid

Yakni dengan mengoptimalkan pasukan Turbo atau tim kebersihan dan kapal Sapu-Sapu dengan menjadwalkan pengawasan di dua jembatan yang kerap menumpuknya sampah dan eceng gondok.

Selain itu, diawal tahun PUPR juga telah melakukan uji fungsi perangkap atau jaring apung untuk menghadang sampah dan eceng gondok di sungai Martapura di kawasan Banua Anyar.

“Kami masih melihat pola aliran dari sungai Martapura yang mudah-mudahan tahun ini bisa sesuai prediksi kita bahwa perangkat kita pasang, bisa maksimal,” Katanya.

Kendati demikian, Hizbulwathoni menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara pemerintah-pemerintah daerah yang wilayahnya dilewati Sungai Martapura dalam mengatasi masalah sampah yang datang berulang.

“Sebaiknya ada peran semua daerah untuk mengatasi ini. Dijembatani oleh Pemprov, apalagi sungai Martapura jadi ajang kegiatan festival tidak cuma oleh Pemkot Banjarmasin,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Dishub Kotabaru Kunjungi KM Sabuk Nusantara 93

Penulis : Ahmad Yani

Pos terkait