Laporan Pelanggaran Pemilu Tim Kuasa Hukum Denny Dinyatakan Dihentikan

  • Whatsapp
Azhari Ridhanie
L

Wartaniaga.com, Banjarmasin–Pihak Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, telah menghentikan laporan dugaan pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan oleh Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 1, yakni pasangan H. Sahbirin Noor dan H. Muhidin.


Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhari Ridhanie, membenarkan hal tersebut.

“Hasilnya sudah diputuskan yakni laporan tersebut dihentikan” ujarnya. Rabu(04/11).

Ia menambahkan, dari hasil rapat pleno tadi malam maka keputusan telah diambil bahwa laporan dari pasangan calon nomor urut 2 dinyatakan dihentikan.

“Laporkan tersebut
tidak cukup bukti untuk memenuhi unsur-unsur sebagaimana pasal yang disangkakan yaitu Pasal 188 juncto 71 ayat 3 UU No 6 Tahun 2020 tentang Pilkada” beber Aldo sapaannya sehari-hari.

BACA JUGA:  Berikan Layanan Terbaiknya Nakes Rumah Sakit AU Sjamsudin Noor Laksanakan Vaksinasi di Dua Tempat

Menurutnya, melalui rapat pleno sampai pukul 23.00 Wita tadi malam, laporan dari paslon nomor urut 2, tidak cukup bukti untuk memenuhi pasal yang disangkakan.

Sebelumnya, pada Pada 28 Oktober 2020 lalu, Tim Hukum Denny Indrayana yang diwakili oleh Jurkani, kembali melaporkan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 1, Sahbirin Noor dan Muhidin, laporan tersebut secara resmi disampaikan kepada Bawaslu Kalsel.

Reporter : Alfian Noor
Editor : Nirma Hafizah

L

Pos terkait